Breaking News:

Viral hari ini

Viral Guru di Aceh Dianiaya Wali Murid Hingga Jilbab Copot, Korban Bukan Orang Sembarangan

Guru honorer SDN Jambi Baru, Aceh Singkil, syok berat mengingat ayah wali murid berinisial SN alias MP menganiayanya di depan umum.

Tayang:
Freepik
Kisah pilu wanita disiksa kekasih 

Sebagai wali kelas III B, Rahmah mencoba menenangkan murid yang menangis itu dan mendamaikan murid yang terlibat perkelahian.

Sepekan berlalu, tepatnya Sabtu (26/10/2019), ibu wali murid SN masuk ke dalam kelas saat berlangsung belajar mengajar lalu menghampiri anaknya.

Rahmah sempat bertanya perihal kedatangan wali murid tersebut.

Tak lama wali murid tersebut cekcok dengan Rahmah. Si Wali murid memprotes kenapa anaknya berkelahi sehingga ia tidak terima.

Rahmah menjelaskan kejadian itu dan kedua anak yang terlibat perkelahian sudah berdamai.

Usut punya usut, perkelahian di dalam kelas justru diawali oleh anak si wali murid.

Wali murid tadi memastikan anaknya sangat disiplin, tapi malah menyinggung status Rahmah selaku guru honorer.

Rahmah mengabdi di SDN Jambi Baru sejak 2005 hingga 2016 dan sejak 2017 terdaftar sebagai guru honorer Pemkot Subulussalam dengan upah Rp 800 ribu per bulan.

Ia tak lagi punya peluang menjadi PNS melalui rekrutmen jalur umum lantaran usianya telah mencapai 35 tahun.

Saat ribut, guru-guru yang lain datang ke dalam kelas.

Wali murid tadi malah berkata-kata tak pantas tapi para guru bersabar.

Para guru mengarahkan kasus ini agar diselesaikan di kantor dan di hadapan kepala sekolah, namun sang wali murid tetap tidak terima.

Setelah kejadian ini, guru SDN Jambi Baru mengundang Muspika untuk mencari solusi.

Beberapa hari kemudian, giliran ayah wali murid SN datang ke sekolah.

Rahmah, guru honorer SDN Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, korban penganiayaan oknum wali murid.


Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Kisah Rahmah, 14 Tahun Jadi Guru Honorer Upah Rp 300.000/Bulan, Pengabdiannya Berbalas Penganiayaan, https://aceh.tribunnews.com/2019/11/24/kisah-rahmah-14-tahun-jadi-guru-honorer-upah-rp-300000bulan-pengabdiannya-berbalas-penganiayaan?page=all.
Penulis: Khalidin
Editor: Nur Nihayati
Rahmah, guru honorer SDN Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, korban penganiayaan oknum wali murid. Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Kisah Rahmah, 14 Tahun Jadi Guru Honorer Upah Rp 300.000/Bulan, Pengabdiannya Berbalas Penganiayaan, https://aceh.tribunnews.com/2019/11/24/kisah-rahmah-14-tahun-jadi-guru-honorer-upah-rp-300000bulan-pengabdiannya-berbalas-penganiayaan?page=all. Penulis: Khalidin Editor: Nur Nihayati (Serambinews.com/Khalidin)

Rahmah takut hingga meminta bantuan satpam menemaninya di kelas.

Halaman 2/4
Tags:
guruAcehviral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved