Berita Hoax Dapat Bahayakan Kesehatan Mental, Ini Penjelasan dan Solusinya
Dampak dari berita hoax dapat menyerang Mental, kesehatan mental kita akan terganggu karena menerima berita palsu tersebut.
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Suli Hanna
Kesehatan mental kita akan terganggu karena menerima berita hoax, inilah penjelasannya.
TRIBUNSTYLE.COM - Berita palsu atau hoax bisa kita dapatkan dimana saja dan dari mana saja.
Berita hoax dapat dalam berbagai bentuk, mulai dari tulisan, foto, dan video.
Dilansir dari Kompas.com, di era digital seperti saat ini orang dapat mengakses berita dan kabar lain menggunakan media sosial.
Dengan adanya media sosial, kemungkinan berita hoax tersebar luas makin mudah saja.
Mengingat dampak dari hoax sangat buruk, banyak orang yag menghindarinya.
• 5 Alasan Media Sosial Dapat Mengganggu Kesehatan Mental, Termasuk Menimbulkan Rasa Cemburu
Terlebih jika ada berita atau isu penting yang tersebar di masyarakat.
Pastinya kita sebagai masyarakat menginginkan informasi yang valid agar bisa up to date dengan kabar terkini.
Ternyata dampak buruk dari berita hoax dapat pula menyerang kesehatan mental kita.
Para pesikolog sepakat bahwa berita hoax memberikan dampak buruk pada kesehatan mental.
Dampak yang terlihat seperti Post-Traumatic Stress Syndrome (PTSD), menimbulkan kecemasan, sampai kekerasan.
Tak hanya itu, psikolog percaya orang yang mendapatkan berita hoax terus menerus harus diterapi untuk menyembuhkannya.
• Ini Fakta Tentang Bipolar Disorder, Gangguan Mental Yang Diderita Ariel Tatum
Orang yang mendapat informasi hoax terus menerus akan diselimuti kecemasan, stres, dan merasa kesepian.
Psikolog meyakini, berita hoax dibuat untuk memanipulasi atau membohongi banyak orang.
Berita hoax itu dapat membuat orang atau sekelompok orang menjadi takut dan pembuat hoax akan memanfaatkan momen tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/fake-atau-palsu.jpg)