Viral Hari Ini

Kisah Pabrik Bayi di Nigeria, Wanita Diculik, Dirudapaksa, Hamil, Hingga Anaknya Dijual Rp 12 Juta

Berita viral hari ini - Kisah miris dan nyata pabrik bayi di Nigeria, wanita diculik, dirudapaksa, hamil, hingga anaknya dijual seharga Rp. 12 juta.

Kisah Pabrik Bayi di Nigeria, Wanita Diculik, Dirudapaksa, Hamil, Hingga Anaknya Dijual Rp 12 Juta
nigeriatodaynews//Ilustrasi
Berita viral hari ini - Kisah miris dan nyata pabrik bayi di Nigeria, wanita diculik, dirudapaksa, hamil, hingga anaknya dijual seharga Rp. 12 juta. 

Berita viral hari ini - Kisah miris dan nyata pabrik bayi di Nigeria, wanita diculik, dirudapaksa, hamil, hingga anaknya dijual seharga Rp. 12 juta.

TRIBUNSTYLE.COM - Anak seharusnya menjadi buah hati dan disayang, sebuah anugrah tersendiri dalam hidup.

Namun kali ini fenomena nyata dan miris baru-baru ini terungkap tentang sebuah daerah di benua Afrika di negara Nigeria.

Investigasi telah dilakukan di negara Nigeria di mana memiliki angka 46.7% keluarga yang terkspos pada kemiskinan ekstrem.

Dan telah ditemukan sebuah ekploitasi manusia secara besar-besaran yang tak terhindari.

Ibu Penjarakan Anaknya Setelah Curi Dagangan Untuk Membeli Narkoba, Kepergok Pas Angkut Barang

Miris, Bayi Terjatuh Mainkan Sumpit Saat Latihan Jalan, Tertusuk Sumpit di Mulut & Harus Dioperasi

Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Stock Image)

Sebuah tempat ditemukan dan dinyatakan sebagai 'Pabrik Bayi' tempat para wanita dirudapaksa sampai hamil hingga melahirkan bayinya.

Melansir Daily Mirror dan Intisari pada Rabu (2/10/19), pabrik bayi ini kini digerebek oleh polisi setempat setelah investigasi terjadi.

Saat digrebek, polisi menemukan 19 wanita muda hamil, dan memiliki usia 15 hingga 18 tahun.

Dan setelah penggerebekan wanita-wanita muda ini kini telah dibebaskan setelah operasi di kota Lagos, Nigeria tersebut.

Mereka diculik oleh para pria dengan modus dijanjikan pekerjaan, namun mereka justru dirudapaksa dan dihamili hingga dipaksa melahirkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Irsan Yamananda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved