Diselimuti Kabut Asap Karena Karhutla, Begini Penampakan Miris Kalimantan Dilihat dari Satelit NASA

Dalam citra satelit yang ditangkap NASA pada earthobservatory.nasa.gov, tampak asap menyelubungi Kalimantan.

Diselimuti Kabut Asap Karena Karhutla, Begini Penampakan Miris Kalimantan Dilihat dari Satelit NASA
NASA/Instagram: Jokowi
Diselimuti Kabut Asap Karena Karhutla, Begini Penampakan Miris Kalimantan Dilihat dari Satelit NASA 

Karhutla diprediksi masih berlanjut hingga Oktober 2019.

Penampakan Kalimantan dari satelit NASA, Sabtu (14/9/2019).
Penampakan Kalimantan dari satelit NASA, Sabtu (14/9/2019) akibat kabut asap. (earthobservatory.nasa.gov)

Bencana alam buatan ini diduga dikarenakan petani membakar puing-puing pertanian dan penebangan untuk memberi jalan bagi tanaman dan ternak.

Di Kalimantan, pembakaran tersebut disinyalir bertujuan untuk membuka lahan penanaman kelapa sawit dan pulp akasia.

The Operasional Tanah Imager (OLI) di Landsat 8 merekam gambar yang menunjukkan kebakaran di beberapa daerah kelapa sawit di Kalimantan Selatan.

Pengamatan gelombang pendek-inframerah (pita 7-6-2) telah ditindih pada gambar warna alami (pita 4-3-2) untuk menyorot lokasi kebakaran aktif.

Tinggal di Malaysia, Laudya Cynthia Bella Kena Dampak Kebakaran di Indonesia, Lihat Keadaan Rumahnya

s
Penampakan Kalimantan dari satelit NASA, Minggu (15/9/2019) akibat kabut asap. (earthobservatory.nasa.gov)

Sementara itu, peta di bawah ini menunjukkan data karbon organik dari 17 September 2019.

Peta diperoleh dari model GEOS forward processing (GEOS-FP) yang mengasimilasi informasi dari satelit, pesawat, dan sistem pengamatan berbasis darat.

GEOS-FP berfungsi untuk mengamati aerosol (seperti asap dan kabut) dan kebakaran.

GEOS-FP juga mencerna data meteorologi seperti suhu udara, kelembaban, dan angin untuk diproyeksikan dalam bentuk peta.

Berdasarkan tangkapan GEOS-FP, asap relatif tetap menyelubungi langit Kalimantan dengan sumber api yang terlihat di Kalimantan dan Sumatera.

Penampakan Ular Korban Kebakaran Hutan Diduga di Kalimantan, Sebesar Batang Pohon Mirip Anaconda

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved