Kecelakaan Tol Cipularang
Dua Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Tol Cipularang, Bawa Beban Berlebih & Dianggap Lalai
Polisi menetapkan dua tersangka kecelakaan Tol Cipularang yang sebabnya banyak korban jiwa, mereka sama-sama membawa beban material berlebih.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Delta Lidina Putri
Truk tersebut seharusnya mengangkut muatan seberat 12 ton, namun ternyata setiap truk membawa 32 ton.
Hal itu berdampak pada fungsi rem truk yang dikemudikan DH mengalami gangguan.
"Mengakibatkan panasnya cakram rem dan menimbulkan kurangnya koefisien, sehingga DH tadi mendahuli S sehingga terguling, tidak terkendali dan meluncur terus," katanya, dikutip dari TribunJabar.
Tersangka terancam hukuman dengan Pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 ayat 1,2,3, dan 4 tentang lalu lintas angkutan jalan dengan ancaman kurungan penjara enam tahun.
Meski ada dua yang ditetapkan sebagai tersangka, khusus pada tersangka DH status hukumnya telah gugur.
Hal itu lantaran DH menjadi salah satu korban yang meninggal dunia.

• Kisah Dedi, Korban Selamat Kecelakaan Tol Cipularang, Sempat Bangunkan Temannya Namun Tak Bergerak
• Kisah Satu Keluarga Selamat dalam Kecelakaan Tol Cipularang, Anak Sempat Lompat saat Benturan Keras
• Sopir Truk yang Diduga Penyebab Kecelakaan Tol Cipularang Terancam Jadi Tersangka, Keluarga Pasrah
DH diketahui meninggal dunia di tempat kejadian.
Truk yang ditumpanginya oleng kemudian terguling di tengah jalan.
Detik-detik kejadian olengnya truk yang ditumpangi DH diungkapkan oleh Aris (35), pekerja proyek penahan tanah ruas Tol Cipularang KM 91+200.
Aris melihat truk yang ditumpangi DH oleng kemudian menghantam tembok dan terguling.
"Saya lihat dari jembatan penyebrangan, jelas sekali. Truk itu oleng kemudian menghantam tembok dan terguling," ujar Aris saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (3/9/2019), dikutip dari sumber yang sama.
Dikatakan Aris, ia melihat sopir truk terlempar keluar dari kaca depan sampai terseret ke jalan.
"Saat oleng dan terguling, supir terlempar keluar dari kaca depan sampai terseret ke jalan," ujar Aris.
Aris pun langsung bergegas untuk menolong saat kejadian tersebut.
"Pas didekati dia sudah tidak bergerak. Orangnya sudah tua badanya kurus," kata Aris.