Breaking News:

Potensi Gempa & Tsunami Hebat di Selatan Jawa, BMKG: Risiko Menumpang Hidup di Batas Lempeng

Dikabarkan, gempa besar itu mencapai magnitudo 8,8 dan tsunami di Yogyakarta bakal setinggi 20 meter.

Tribunmedan
Ilustrasi 

Buoy

BPPT

Meski begitu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyebut meski tanpa buoy, BMKG tetap bisa memberi peringatan pada warga.

"Warning tsunami itu dari hasil sensor seismograf, hitung-hitungan pemodelan tsunami," ujarnya.

Sementara itu, Iyan Turyana, pakar teknik kelautan BPPT, mengatakan hingga akhir tahun nanti, BPPT berencana memasang empat buoy dan dua sistem Cable Based Tsunameter atau CBT, yang juga bisa digunakan untuk mendeteksi gempa.

Buoy itu akan dipasang dari sekitar perairan Bengkulu hingga Bali.

Sementera, CBT akan dipasang di Selat Sunda hingga Mentawai.

Ia menyebut idealnya terdapat sekitar 22 buoy di perairan Indonesia.

Meski begitu, Iyan mejelaskan biaya pemasangan dan perawatan satu buoy ckup mahal, mencapai miliaran Rupiah.

Secara bertahap, BPPT akan mengembangkan sistem CBT, yang menurut Iyan, memiliki manfaat yang sama dengan buoy.

Iyan menambahkan, dari segi perawatan, kabel lebih efisien dibandingkan buoy yang setiap tahunnya harus diganti baterai. Selain itu kabel juga tidak mudah dirusak orang.

Dalam jangka panjang, ujarnya, BPPT tengah melakukan studi kelayakan untuk memasang CBT ribuat kilometer dari Selatan Jawa sampai Sumatera. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Gempa dan Tsunami Selatan Jawa Tinggi 20 Meter Ancam 584 Desa, BMKG Ajak Masyarakat Terima Kenyataan

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 4/4
Tags:
Gempa MegathrustYogyakartaheboh tsunami setinggi 20 metergempa dan tsunami di selatan JawaBMKG
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved