Kecelakaan Tol Cipali

Fakta Baru Kecelakaan Tol Cipali, Situasi, Detik-detik Sopir Bus Diserang & Gangguan Kejiwaan Amsor

Penyelidikan terhadap kecelakaan Tol Cipali KM 150, Senin (17/6/2019) lalu kembali mengungkapkan fakta baru.

Fakta Baru Kecelakaan Tol Cipali, Situasi, Detik-detik Sopir Bus Diserang & Gangguan Kejiwaan Amsor
Kolase TribunStyle
Kecelakaan di Tol Cipali 17 Juni 2019 

TRIBUNSTYLE.COM - Penyelidikan terhadap kecelakaan Tol Cipali KM 150, Senin (17/6/2019) lalu kembali mengungkapkan fakta baru.

Detik-detik penyerangan terhadap sopir bus yang dilakukan oleh Amsor, seorang penumpang bus PO Safari yang merasa akan dibunuh oleh sopir dan kernet terungkap.

Situasi bus sebelum kecelakaan juga dibeberkan dalam konferensi pers kecelakaan tol Cipali, Jumat (21/6/2019).

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono memperagakan detik-detik Amsor menyerang sopir bus PO Safari.

Dalam adegan peragakan tersebut, tampak sopir bus, kondektur, dan Amsor berada di bagian depan Bus.

 Perubahan Sifat Amsor, Pelaku Penyebab Kecelakaan Tol Cipali Diungkap Tetangga, Sering Berdiam Diri

Amsor (29), yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, duduk di kursi paling depan sebelah kiri di belakang kondektur.

Kondektur sendiri, berada pas di depan pintu bagian depan dengan posisi berdiri.

Mobil Mitsubishi Expander yang ringsek ditimpa bus Safari dalam kecelakaan di Jalan Tol Cipali Km 150, Senin (17/6/2019) dini hari. Dari tempat kejadian perkara, mobil bernopol B 8137 PI itu dievakuasi ke kantor Polisi Jalan Raya (PJR) Kertajati, Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat.
Mobil Mitsubishi Expander yang ringsek ditimpa bus Safari dalam kecelakaan di Jalan Tol Cipali Km 150, Senin (17/6/2019) dini hari. Dari tempat kejadian perkara, mobil bernopol B 8137 PI itu dievakuasi ke kantor Polisi Jalan Raya (PJR) Kertajati, Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat. (Wartakotalive.com/ nurcholis)

Selain itu, sang sopir Bus Safari mengemudikan kendaraannya dengan menggenggam sebuah telepon seluler dengan tangan bagian kiri.

Detik-detik sebelum penyerangan, Amsor yang memiliki gangguan kecemasan tinggi, mendengar perkataan sopir 'tak pateni ning Aku' (aku bunuh kamu) dan kondektur melirik ke Amsor (padahal tidak saling mengenal).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved