6 Manfaat Puasa Syawal bagi Kesehatan juga Penyempurna Pahala Puasa Ramadhan
Puasa Syawal mendatangkan banyak manfaat, tak hanya dari segi agama, tapi juga bagi kesehatan.
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Puasa Syawal dan Sya’ban seperti shalat sunnah rawatib yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat fardhu sehingga bisa menyempurnakan kekurangan yang terjadi pada puasa Ramadhan.
Amalan-amalan fardhu kelak pada hari Kiamat disempurnakan dengan amalan sunnah sebagaimana yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dari berbagai jalur.
Sebagian kaum muslimin melaksanakan puasa Ramadhan mengalami kekurangan dan celah, maka mereka memerlukan sesuatu yang bisa menutup, menambal, dan menyempurnakannya.
Umar bin Abdul Aziz Rahimahullah pernah mengatakan, “Siapa saja yang tidak mendapatkan sesuatu untuk ia sedekahkan, maka hendaknya ia berpuasa.”
3. Tanda Diterimanya Puasa Ramadhan
Puasa Syawal menjadi pertanda diterimanya puasa Ramadhan seseorang.
Pasalnya, ketika Allah SWT meneima amalan hambaNya, maka Allah akan menuntun hambaNya untuk melakukan amalan shalih lainnya.
4. Bentuk Rasa Syukur
Puasa Ramadhan itu mengharuskan adanya ampunan atas dosa-dosa seseorang yang lampau sebagaimana telah dijelaskan bahwa orang-orang yang berpuasa Ramadhan akan dipenuhi pahalanya kelak pada hari raya.
Oleh karena itu, membiasakan diri dengan puasa sesudah hari raya adalah sebagai bentuk syukur atas nikmat tersebut, tidak ada nikmat yang lebih besar daripada terampuninya dosa-dosa.
5. Menyehatkan Pencernaan
Manfaat Puasa Syawal untuk kesehatan adalah memperpanjang waktu penyehatan pencernaan.
Umumnya, banyak orang yang tadinya telah menjaga kesehatan pencernaannya tiba-tiba kembali banyak makan.
Orang yang tidak puasa, ia terus berada pada pola lama tersebut.
Namun bagi yang mengerjakan puasa syawal, polanya dikembalikan ke pola yang lebih sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/keutamaan-puasa-syawal-1440-h.jpg)