Waktu Terbaik Melaksanakan Puasa Syawal 6 Hari & Haruskah Dilaksanakan Secara Berurutan?
Inilah penjelasan mengenai waktu terbaik melaksanakan puasa Syawal dan ketentuan apakah harus dilaksanakan secara berurutan selama 6 hari.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Tidak berlebihan jika Umar bin Abdul Aziz Rahimahullah pernah berkata, “Barangsiapa yang tidak bisa mengeluarkan zakat fitrah di akhir Ramadhan, maka hendaknya ia puasa (sunnah setelahnya)” Karena puasa (dalam hal menebus kejelekan) menempati posisi memberi makan (zakat fitrah).
5. Mendapat Ganjaran 10 Kali Lipat
Melaksanakan puasa Syawal juga dijanjikan ganjaran 10 kali lipat bagi orang yang menjalankan puasa sunnah Syawal.
Hal itu dijelaskan dari hadist yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub yang berbunyi, "barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas 'Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat."
6. Wujud Rasa Syukur pada Allah SWT
Membiasakan puasa setelah Ramadhan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah yang menganugerahkan ampunan di bulan Ramadhan, karena tidak ada nikmat yang lebih besar daripada ampunan-Nya.
Suatu saat nabi shalat malam hingga kakinya bengkak.
Ketika ditanya, beliau menjawab bahwa itu sebagai rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Ini salah satu contoh rasa syukur yang dicontohkan nabi.
Ketika Ibnu Al-Warad ditanya orang mengenai pahala beberapa amal seperti thawaf dan semacamnya, beliau menjawab, “Jangan bertanya tentang pahalanya, tapi tanyalah kepada dirimu sudahkan kamu bersyukur kepada Allah yang telah memberi taufik dan pertolongan untuk melakukan kebaikan tersebut.”
(TribunStyle/Listusista)
Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle :
Like Facebook TribunStyle :