Breaking News:

Bayar Utang Puasa Ramadhan / Qadha Dulu atau Langsung Melaksanakan Puasa Syawal ? Ini Penjelasannya

Inilah penjelasan mengenai membayar utang puasa Ramadhan / qadha dulu atau langsung melaksanakan puasa Syawal.

Instagram/yukngajiakbar
Puasa Syawal 6 hari. 

Hal itu dikarenakan perkara wajib lebih diutamakan dibanding perkara yang sunnah.

Sementara bagi yang tetap bersikukuh melaksanakan puasa syawal namun belum sempurna puasa Ramadhannya, maka puasa syawalnya dianggap sebagai puasa biasa berdasarkan perkataan Rasulullah yang berbunyi:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Jadi, apabila puasa Ramadhannya belum sempurna karena masih ada tanggungan puasa, maka tanggungan tersebut harus ditunaikan terlebih dahulu agar mendapatkan pahala semisal puasa setahun penuh.

Apabila seseorang menunaikan Syawal'>puasa Syawal terlebih dahulu dan masih ada tanggungan puasa, maka puasanya dianggap puasa sunnah muthlaq (puasa sunnah biasa) dan tidak mendapatkan ganjaran Syawal'>puasa Syawal

Namun, jika puasa sunnah selain Syawal, maka boleh seseorang mendahulukannya dari mengqodho’ puasa yang wajib selama masih ada waktu lapang untuk menunaikan puasa sunnah tersebut.

Dan puasa sunnahnya tetap sah dan tidak berdosa.

Tetapi perlu diingat bahwa menunaikan qadha puasa tetap lebih utama daripada melakukan puasa sunnah.

Instagram//sunnah.for.better.life
Instagram//sunnah.for.better.life ()

Sementara itu, terdapat dua pendapat mengenai hal ini, seperti yang TribunStyle.com kutip dari bersamadakwah.net berikut ini.

Madzab Hanbali berpendapat, tidak boleh berpuasa sunnah sebelum qadha puasa Ramadhan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved