Kasus Mutilasi

Psikiater Sebut Sugeng Pelaku Mutilasi di Malang Tak Mengalami Gangguan Jiwa, Bisa Dijerat Pasal Ini

Berdasarkan hasil pemeriksaan psikiater, Sugeng pelaku mutilasi di Malang tidak mengalami gangguan jiwa, memutilasi korban dalam keadaan sadar.

Psikiater Sebut Sugeng Pelaku Mutilasi di Malang Tak Mengalami Gangguan Jiwa, Bisa Dijerat Pasal Ini
Surya Malang
Sugeng, Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan psikiater, Sugeng pelaku mutilasi di Malang tidak mengalami gangguan jiwa, memutilasi korban dalam keadaan sadar.

TRIBUNSTYLE.COM - Polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang.

Sugeng (49), pelaku mutilasi sebelumnya sempat dirujuk di Rumah Sakit Jiwa Radjiman pada Jumat (17/5/2019) kemarin.

Diungkapkan Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Sugeng ternyata telah memiliki kartu check up rutin di RSJ Radjiman.

Dari situ diketahui, bahwa Sugeng sudah sering berobat di sana.

“Ternyata pelaku ini memiliki kartu untuk berobat,” ujarnya, seperti yang dikutip TribunStyle.com dari SuryaMalang, Sabtu (18/5/2019).

Sugeng dirujuk ke RSJ Radjiman berdasarkan saran dari psikiater yang mendampinginya.

Sugeng dianggap memiliki gangguang kejiwaan, karena itulah pihak kepolisian memberikan pendampingan untuknya selama proses penyelidikan.

Psikater yang mendampingi Sugeng terus melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim psikiater terhadap Sugeng, Kapolres Malang Kota AKBP Asufri sementara mengatakan Sugeng memutilasi jasad korban dalam keadaan sadar.

Sugeng Sang Pelaku Mutilasi dan Sketsa Wajah Korban
Sugeng Sang Pelaku Mutilasi dan Sketsa Wajah Korban (Tribunnews.com Surya Malang)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved