Kasus Mutilasi

UPDATE Terbaru Pembunuhan Vera Oktaria, DP Masih Buron, Polisi Kejar Terduga Pelaku sampai Jatim

Pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Vera Oktaria, DP alias Deri Pramana dilakukan sampai ke Jawa Timur.

UPDATE Terbaru Pembunuhan Vera Oktaria, DP Masih Buron, Polisi Kejar Terduga Pelaku sampai Jatim
TribunStyle.com Kolase/Istimewa
Diduga Kuat sebagai Pelaku Pembunuhan Vera Oktaria 

Dua bukti penemuan polisi ini perkuat dugaan mantan pacar Vera Oktaria, DP sebagai pelaku pembunuhan sekaligus mutilasi terhadap korban.

Dugaan tersangka pembunuhan Vera Oktaria ini mengerucut pada sosok DP lantaran adanya kecocokan dalam pemeriksaan sidik jari.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres MUBA, AKBP Andes Purwani dalam olah TKP pembunuhan Vera Oktaria di dalam kamar nomor 6 Penginapan Sahabat Mulia, Jalan PT Hindoli RT 05/RW 03, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Prada DP, kekasih Vera Oktaria, yang diduga membunuh dan memutilasi pegawai Indomaret.
Prada DP, kekasih Vera Oktaria, yang diduga membunuh dan memutilasi pegawai Indomaret. (TribunStyle.com Kolase/ TribunSumsel/Abriansyah Liberto)

"Dan sudah dilakukan pemeriksaan pada saksi keluarga dan dari sini polisi mendapatkan juga sidik jari pacar Vera Oktaria, yakni DP," jelas Andes Purwani.

Tak hanya sidik jari, polisi juga telah mengkonfirmasi wajah pelaku yang sempat menjual kopernya kepada seorangg penjual tas atau koper.

"Penjual tas atau koper yang mengkonfirmasi wajah pelaku dengan gambar yang ditunjukkan oleh polisi dari KTP elektronik dan foto lain," tambahnya.

Seperti diketahui, pembunuhan terhadap seorang gadis bernama Vera Oktaria yang bekerja sebagai kasir Indomaret menggegerkan publik.

Belakangan terkuak jika Vera Oktaria tewas dibunuh di sebuah penginapan.

Sebelum Tewas Dibunuh, Vera Oktaria Kirim DM Instagram pada Temannya Aku Kangen Dengar Kau Ngaji

Berdasarkan hasil autopsi pada jasad Vera Oktaria, diketahui wajah korban menghitam diduga karena adanya benturan keras.

"Diduga ia disiksa dulu, setelah meninggal jenazahnya dengan tangan sampai siku sudah dipotong dan dimasukkan ke dalam kasur yang disobek," terang Kapolres Muba, AKBP Andes Purwani, dikutip TribunStyle.com dari TribunSumsel.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved