Pemilu 2019
Pesimis Menang, Caleg Kabupaten Cirebon Datang ke Padepokan Anti Galau, Ini yang Dilakukan
Selain mengalami kondisi kejiwaan terguncang akibat tak lolos dalam persaingan pemilu, beberapa caleg gagal juga didapati mengalami kerugian ekonomi.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
"Harus ada keyakinan dalam diri saat maju Pileg. Kalau gelisah sih tidak, cuma ada rasa tidak optimis atau bimbang," kata Yayat usai melakoni ritual mandi kembang di Padepokan Anti Galau, Jumat (19/4/2019).
Yayat mengaku maju sebagai caleg bermodal keyakinan dan jaringan.
"Kemungkinan suara sih biasa-biasa saja. Karena saya juga tidak menggunakan kekuatan yang kuat, hanya kepercayaan diri, keluarga, teman, dan sahabat," katanya.
Dilansir dari siaran video akun Youtube Indonesia News, Padepokan Anti Galau ini telah dikenal sebagai padepokan yang sudah sering menangani caleg -caleg gagal yang dilanda stress.
Padepokan ini menggunakan pendekatan spiritual untuk menyembuhkan para caleg yang stres.
Pemimpin padepokan Ustadz Al Busthomi menuntun para caleg yang stres untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa dengan berda dan beribadah.
"Mereka bisa dikatakan pada saat mencalonkan tidak siap kalah, akhirnya beban jiwa dan beban mental akhirnya jual ini, jual itu. Akhirnya mereka gagal dan sedih berlebihan, takut berlebihan akhirnya depresi," kata Ustadz Busthomi.
"Cara penanganannya di sini disuruh terapi, trus dimandikan kemudian dzikir kepada Allah," tambahnya.
Padepokan Anti Galau ini mengharapkan upaya terapi yang diterapkan pada caleg gagal bisa meringankan beban batin dan rasa was-was para caleg gagal. (*)
Artikel ini telah tayang di GridHot dengan judul : Tak Yakin Menang, Agar Tak Stres Seorang Caleg Mandi Kembang di Padepokan Anti Galau
Subscribe kanal YouTube dan Like fanpage Facebook TribunStyle.com berikut ini:
Disclaimer:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ritual-mandi-kembang-di-padepokan-anti-galau-ilustrasi.jpg)