Terungkap! Korban Mutilasi Budi Hartanto Kenalan dengan Tersangka Lewat Aplikasi Gay Satu Ini

Proses perkenalan Budi Hartanto dengan Aris Sugiarto akhirnya terungkap. Mereka berkenalan lewat aplikasi untuk penyuka sesama jenis ini.

Terungkap! Korban Mutilasi Budi Hartanto Kenalan dengan Tersangka Lewat Aplikasi Gay Satu Ini
Surya Malang
Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Terbayang-bayang Wajah Budi Hartanto Setiap Hari 'Saya Menangis' 

Korban pun akhirnya marah.

"Usai lakukan hubungan intim di dalam kamar, karena Aris tak bisa ngasih uang ke korban maka korban marah-marah." ujar Gupuh.

Tersangka yang bernama Ajis saat itu ada di luar kamar.

Ajis yang terganggu dengan percekcokan antara Budi dan Aris pun menegur mereka.

Saat diingatkan Ajis, Budi tak terima dan mengatakan pada Aris kalau ini bukan urusannya.

Warung Tersangka Pembunuh Budi Hartanto Mendadak Angker, Ini yang Terjadi Saat Tengah Malam

"Diingatkankan Ajis tapi korban tak terima, korban malah bilang ini bukan urusan kamu,"

Tak hanya marah, Budi juga menampar pipi Ajis.

Tak terima ditampar Budi, Aris pun membalasnya.

"Tak terima, Ajis juga membalas," ungkapnya.

Korban yang merasa sakit hati langsung mengambil golok sepanjang 10 sentimeter yang tergeletak di sebuah tempat duduk atau bale di depan warung.

Pelaku Pembunuhan Budi Hartanto Menangis, Akui Menyesal dan Minta Maaf ke Keluarga Korban

Golok tersebut langsung diayunkannya kearah Ajis.

Namun Ajis dengan sigap menangkis golok yang disabetkan oleh Budi.

"Korban itu malah mengambil golok lalu diayunkan ke arah Ajis. Tapi Ajis bisa menangkis," lanjutnya.

Ajis pun berupaya merebut golok dari tangan Budi dan berhasil.

Kronologi Pembunuhan Budi Hartanto, Pelaku Mengaku Memutilasi Korban Secara Bergantian

Berhasil merebut golok, Ajis langsung menyabetkannya ke arah Budi.

Sabetan pertama Ajis pun mengenai lengan kiri Budi.

Pelaku Pembunuhan Budi Hartanto, Mayat Tanpa Kepala Blitar Baru Buka Warung Nasi Goreng Sebelum Membunuh
Pelaku Pembunuhan Budi Hartanto, Mayat Tanpa Kepala Blitar Baru Buka Warung Nasi Goreng Sebelum Membunuh (TribunStyle.com Kolase/Instagram/ Istimewa/ Instagram @humaspoldajatim)

Budi pun jatuh telungkup dan berteriak.

Ajis yang diliputi amarah langsung menyabetkan goloknya ke arah korban.

"Kemudian korban jatuh tertelungkup, lalu teriak-teriak, saat itulah Ajis berkali-kali menyabet golok," katanya.

Fakta Hasil Uji Labfor Jenazah Budi Hartanto, Alasan Mutilasi hingga Kelainan di Bagian Belakang

Melihat apa yang dilakukan Ajis pada Budi, Aris justru membantunya dengan menyumpal mulut korban hingga meregang nyawa.

Oleh karena itu, Budi meninggal dikarenakan kehabisan nafas.

"Jadi mulut korban disumpal, makanya hasil otopsi menunjukkan korban mati karena kehabisan nafas," jelasnya.

Usai membunuh Budi, Aris dan Ajis berusaha menghilangkan jejak dengan membuang mayat korban.

Pengakuan Ibu Pelaku Pembunuhan Budi Hartanto, Sikap Sang Anak Berubah Usai Memutilasi

Aris pun mendapat ide untuk memasukkan jenazah korban ke dalam koper.

Kemudian Aris langsung pulang mengambil koper milik ibunya untuk memasukkan mayat korban.

"Aris waktu itu ya langsung pulang, ambil koper milik ibunya. Belakangan Aris cerita kalau koper itu dijual," tuturnya.

Saat berusaha memasukkan mayat Budi, kedua pelaku merasa kesulitan lantaran kopernya tak cukup.

Tetangga Ungkap Tersangka Mutilasi Budi Hartanto Teriak Ketakutan Usai Membunuh, Ini yang Terjadi

Hingga akhirnya Aris usul agar kepala korban dipotong.

"Pas dimasukin gak cukup, dikeluarkan lagi, lalu Aris usul kepala korban dipotong," katanya.

Status Facebook tersangka Aris Susanto di Facebook.
Status Facebook tersangka Aris Susanto di Facebook. (TribunStyle.com Kolase/Facebook/Surya.co.id)

Kombespol Gupuh Setiono menceritakan jika mayat korban ditekuk secara paksa dalam koper.

Tersangka kemudian membuang koper berisi mayat Budi Hartanto ke bawah jembatan Karanggondang, Udanawu, Blitar.

11 Fakta Terbaru Pelaku Mutilasi Guru Honorer Budi Hartanto, Dibunuh Setelah Berhubungan Intim

Sedangkan potongan kepala korban dimasukkan ke dalam kresek dan dibuang di bantaran sungai Ploso Kerep, Bleber, Kediri.

"Kejadian itu dilakukan selasa malam," tandasnya. (TribunStyle.com/Ninda Iswara)

Subscribe kanal YouTube dan Like fanpage Facebook TribunStyle.com berikut ini:

Ikuti kami di
Penulis: ninda iswara
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved