Polisi Ungkap Awal Mula Hubungan Asmara Budi Hartanto & Pelaku Mutilasi, Kenalan Lewat Aplikasi Ini!
Polisi ungkap awal mula hubungan asmara Budi Hartanto & pelaku mutilasi, kenalan lewat aplikasi ini.
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Mohammad Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Polisi ungkap awal mula hubungan asmara Budi Hartanto & pelaku mutilasi, kenalan lewat aplikasi ini.
Penyelidikan kasus mutilasi yang menewaskan Budi Hartanto terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Seperti diketahui, korban yang berprofesi sebagai guru honorer itu dimutilasi dan jasadnya dimasukkan ke dalam koper.
Usut punya usut, Budi Hartanto sempat melakukan hubungan intim dengan salah satu tersangka, Aris Sugiarto, di warung miliknya daerah jalan Surya, Sambi, Ringinrejo, Kediri sebelum dibunuh.
Fakta tersebut diungkapkan langsung oleh Dirreskrimum Polda Jatim Kombes pol Gupuh Setiono dalam rilis kasus pada hari Senin (15/4/2019) tadi.
Menurut Gupuh, hubungan intim antara korban dan Aris bukan kali pertama dilakukan.
Rupanya hal ini ada kaitannya dengan motif pelaku dalam membunuh Budi Hartanto.
Di satu sisi ada motif asmara, namun di sisi yang lain juga terjadi motif perselisihan diantara kedua pelaku dan korban.
Mengutip dari Surya.co.id, "Hubungan asmara sesama jenis, terus berakhir perselisihan karena tidak diberikan uang dan berakhir dengan pertengkaran yang mengakibatkan korban dibunuh," katanya pada awak media di depan Halaman Reskrimum Polda Jatim.
Gupuh menambahkan, keduanya pertama kali kenalan pada bulan Juli 2018 silam.
Budi dan Aris berkenalan lewat aplikasi Hornets.
"Aris bertindak sebagai perempuan, si korban sebagai laki-lakinya," katanya.
• Hubungan Rumit Asmara Budi Hartanto & Aris Sugianto, Sempat Berhubungan Badan Sebelum Dibunuh
• Terungkap! Korban Mutilasi Budi Hartanto Kenalan dengan Tersangka Lewat Aplikasi Gay Satu Ini
• Perkenalan Budi Hartanto dengan 2 Pelaku Pembunuhan Dirirnya, Lewat Aplikasi Gay, Terlibat Cinta
Gupuh menjelaskan, Budi dan Aris sudah terhitung empat kali melakukan hubungan intim, tiga diantaranya dilakukan di rumah pelaku.
"Setiap kali berhubungan, Aris ngasih uang ke korban."
"Aris sayang pada korban, dan akan memberikan apa yang diminta korban," jelas Gupuh.
Saat melakukan untuk keempat kalinya, korban dan pelaku memilih warung milik Aris.