Kasus Perundungan

Bantah Hasil Visum, Kuasa Hukum Audrey Tunjukkan Bukti Baru & Sebut Korban Sempat Muntah Lendir

Keluarga Audrey & kuasa hukumnya bantah hasil visum dan tunjukkan bukti baru terkait adanya penganiayaan dan sebut korban sempat muntah lendir kuning.

Bantah Hasil Visum, Kuasa Hukum Audrey Tunjukkan Bukti Baru & Sebut Korban Sempat Muntah Lendir
Kolase TribunStyle
Keluarga tunjukkan bukti Audrey alami luka 

Keluarga Audrey & kuasa hukumnya bantah hasil visum dan tunjukkan bukti baru terkait adanya penganiayaan dan sebut korban sempat muntah lendir kuning.

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus perundungan yang menimpa Audrey (14) siswi SMP di Pontianak masih menjadi sorotan publik.

Keluarga Audrey dan tim kuasa hukumnya membantah hasil visum yang sudah disampaikan ke publik oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir, Rabu (10/4/2019).

Keluarga Audrey dan kuasa hukum menunjukkan bukti baru atas kasus perundungan yang terjadi pada 29 Maret 2019 lalu.

Satu pengacara Audrey, Umi Kalsum menunjukkan foto-foto yang memperlihatkan luka pada bagian tubuh korban.

Tak hanya itu, Umi Kalsum juga mengungkapkan kondisi putrinya sebelum dilarikan ke rumah sakit.

"Kami mempunyai bukti bahwa anak kami mengalami kekerasan, ini buktinya," ucap Umi Kalsum sambil menunjukan poto-poto memar tersebut, Jumat (13/4/2019), seperti yang TribunStyle.com kutip dari Tribun Pontianak.

Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA di Pontianak, Korban Sempat Diancam Sampai Tidak Berani Melapor!

Foto-foto yang ditunjukkan kuasa hukum yakni memperlihatkan adanya memar di bagian perut, kaki dan bagian tubuh korban lainnya.

Foto tersebut didokumentasikan pihak keluarga setelah korban masuk rumah sakit.

Menurut Umi Kalsum, Audrey masuk rumah sakit pada 6 April 2019 lalu dan masih terlihat jelas luka maupun lebam yang ada di beberapa tubuh Audrey.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved