Berita Viral
Update Lengkap Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala Blitar, Kondisi Pelaku hingga Pamitan Terakhir
Dua identitas pelaku pembunuhan sadis Budi Hartanto yang ditemukan tewas tanpa kepala di Blitar telah dikantongi polisi, berikut update lengkapnya.
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Dua identitas pelaku pembunuhan sadis Budi Hartanto, guru honorer yang ditemukan tewas tanpa kepala di Blitar telah dikantongi polisi.
Tim gabungan Polres Blitar Kota, Polres Kediri Kotda dan Polda Jatim masih berusaha memburu pelaku yang juga merupakan teman dekat korban.
Hanya saja, pihak kepolisian mengalami kesulitan lantaran pelaku berpindah-pindah menghindari kejaran petugas.
"Nama sudah dikantongi, pelaku adalah dari kelompok orang dekat atau komunitas korban," jelas Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, dikutip TribunStyle.com dari Surya.co.id, Senin (8/4/2019).
• Identitas 2 Terduga Pelaku Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala Blitar, Sangat Dekat dengan Budi Hartanto
Lebih lanjut, Barung menyebut pelaku sedang diburu di tempat persembunyiannya.
Akan tetapi selalu berpindah-pindah dari kejaran petugas karena gencarnya pemberitaan di media atas pembunuhan yang menghebohkan ini.
"Yang diburu ini adalah benda dinamis, bukan benda statis sehingga bisa kapan saja berpindah-pindah tempat," tambahnya.
Berikut TribunStyle.com rangkum update lengkap kasus pembunuhan guru honorer Budi Hartanto, mayat tanpa kepala yang dibuang di Blitar.
1. Sempat Pamit Ibu
Kesaksian ibu Budi Hartanto di malam terakhir sang putra sebelum ditemukan tewas tanpa kepala di dalam koper di Blitar.
Hamidah masih syok mengetahui putra sulungnya, Budi Hartanto (28) meninggal dunia dalam keadaan tragis tanpa kepala.
Sesekali ingatan Hamidah menerawang di malam terakhir Budi Hartanto pamit.
Sebagai ibu, tidak ada firasat buruk yang dirasakan oleh Hamidah karena Budi Hartanto selalu berpamitan dengannya setiap kali keluar rumah.
• Terungkap 2 Terduga Pelaku Pembunuhan Budi Hartanto, Mayat Tanpa Kepala Blitar, Ibu Korban Pasrah
Pun dengan malam kejadian, kala itu pria yang sehari-hari bekerja sebagai guru honorer ini pamit hendak ke ruko yang dikelolanya.
"Malam itu waktu mau keluar anak saya juga pamitan mau ke ruko (warkop dan sanggar tari)," terang Hamidah, dikutip TribunStyle.com dari TribunJatim.com, Minggu (7/4/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/budi-hartanto-motif-pembunuhan.jpg)