Mengenal Night Eating Syndrome, Tak Lapar di Siang Hari Tapi Makan Banyak di Malam Hari

Kamu lebih suka makan di malam hari dibandingkan siang hari, mungkin kamu menderita Night Eating Syndrome, yuk intip penjelasannya.

Mengenal Night Eating Syndrome, Tak Lapar di Siang Hari Tapi Makan Banyak di Malam Hari
vitatalalay.com
Ilustrasi makan di malam hari. 

TRIBUNSTYLE.COM - Jika Anda lebih suka makan di malam hari dan dengan porsi yang cukup banyak di waktu tersebut, bisa jadi Anda mengalami yang namanya Night Eating Syndrome (NES).

NES merupakan gangguan makan yang ditandai dengan kebiasaan makan tengah malam.

Makan 2 Pisang dan Minum Air Putih Sebelum Makan Malam Bantu Diet Turunkan Berat Badan

Gangguan ini bisa menyerang pria ataupun wanita.

Berbeda dengan binge eating disorder yang cenderung makan porsi besar dalam satu waktu, orang dengan NES mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering, terutama di malam hari. 

Orang yang memiliki NES tidak merasa lapar saat pagi dan siang hari, tetapi keinginan untuk makan saat malam justru sangat besar.

Penderita NES juga seringkali merasa kesulitan tidur, karena hormon melatonin atau hormon pemicu kantuknya lebih rendah dibanding orang lain.

Beberapa faktor pemicu NES adalah masalah masalah pola tidur, perubahan hormon, riwayat obesitas, depresi, gangguan kecemasan, penyalahgunaan obat-obatan dan faktor genetik.

Kelebihan asupan akibat makan di malam hari yang didukung dengan kurangnya aktivitas tubuh, dapat meningkatkan risiko kegemukan atau meningkatkan berat badan.

Saat Anda terkena obesitas atau kelebihan berat badan, maka Anda dengan mudah dapat terserang penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved