Penipuan Melalui WhatsApp dengan Modus Teman Dekat Korban, Pria Asal Magelang Rugi Jutaan Rupiah,

Pria asal Magelang ditipu hingga jutaan Rupiah oleh orang yang mengirim pesan WA mengaku teman dekat.

Penipuan Melalui WhatsApp dengan Modus Teman Dekat Korban, Pria Asal Magelang Rugi Jutaan Rupiah,
arikomarudin.com
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai kejahatan penipuan melalui pesan WhatsApp.

Bisa-bisa seperti dialami Dwikun Mujab (21).

Perantau asal Magelang, Jawa Tengah, yang tinggal di Cikarang Selatan ini ditipu oleh seseorang yang mengaku-ngaku sebagai Febrianto yang tak lain teman dekat Dwikun.

Viral Pesan Berantai Ulang Tahun WhatsApp, Tawarkan Gratis Kuota 35 GB, Awas Penipuan, Ini Modusnya!

Tak ayal, uang Rp 22,7 juta ludes dibawa kabur pelaku bernama Agus Sutopo ini.

"Jadi modusnya, Agus menyapa korban di WA menggunakan foto profil teman sekolah korban bernama Febrianto. Adapun foto Febrianto diambil Agus lewat akun Facebook miliknya," ucap Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan, Komisaris Polisi (Kompol) Alin Kuncoro, Kamis (28/2/2019) kepada Warta Kota,

Lewat kanal pertemanan di akun Facebook Febrianto, Agus kemudian memilih Dwikun karena memiliki kedekatan dengan Febrianto dan kebetulan memajang nomor ponselnya di profil Facebook.

Dengan dalih sebagai kawan lama, Agus yang berpura-pura menjadi Febrianto menghubungi Dwikun melalui WA pada Senin, 16 Desember 2018 lalu.

Dengan alasan orangtuanya sedang dirawat di rumah sakit, pria pengangguran ini meminjam sejumlah uang kepada Dwikun.

"Karena merasa iba, korban akhirnya mentransfer uang Rp 9,3 juta yang diminta pelaku mengatasnamakan Febrianto lewat mesin ATM Bank Mayabank di Klinik Putra Medika 1 Kampung Kukun, Desa Ciantra, Cikarang Selatan," papar Kompol Alin.

Trik Menghindari Penipuan di WhatsApp dengan Jurus Verifikasi Dua Langkah Ini

Sehari kemudian, kata Alin, Agus yang masih bujangan lapuk ini kembali menghubungi Dwikun bahwa orangtuanya meninggal dunia. Bahkan dia kembali meminjam uang Rp 5,6 juta dengan alasan untuk menebus jenazah orangtuanya di rumah sakit.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved