Ini Alasan Pertamina Turunkan Harga BBM hingga Rp 800/liter

Pertamina menurunkan harga BBM hingga Rp 800 per liter mulai Minggu 10 Februari 2019 dini hari pukul 00.00 waktu setempat.

Ini Alasan Pertamina Turunkan Harga BBM hingga Rp 800/liter
Tribunnews/Jeprima
Petugas saat mengisi BBM mobil di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (31/8/2018). Saat ini sebanyak 60 terminal BBM Pertamina telah menyalurkan Biodiesel 20 persen atau B20 untuk PSO (Public Service Obligation/Subsidi). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNSTYLE.COM - PT Pertamina (Persero) kembali menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai Minggu 10 Februari 2019 mulai pukul 00.00 waktu setempat (WIB, WITA, WIT). Pertamina menurunkan harga BBM hingga Rp 800 per liter.

Penurunan harga terbesar itu berlaku pada BBM jenis Pertamax Turbo dari Rp 12.000 disesuaikan menjadi Rp 11.200 per liter

Penurunan harga ini disebabkan oleh dua faktor yakni penurunan harga minyak mentah dunia dan penguatan nilai tukar rupiah.

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas'ud Khamid, menerangkan kebijakan penurunan harga ini sudah sesuai dengan mekanisme.

Penurunan harga ini menyusul tren menurunnya harga minyak mentah dunia.

Selain itu nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan.

Penyesuaian harga BBM bervariasi untuk jenis BBM hingga Rp 800 per liter.

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas'ud Khamid, menerangkan kebijakan penurunan harga sudah sesuai dengan mekanisme.

“Komponen utama penentu harga bersifat fluktuatif, sehingga kami terus melakukan evaluasi terhadap harga jual BBM,” kata Mas'ud Khamid seperti dikutip Tribunstyle.com dari Tribun Timur, Sabtu (9/2/2019).

Untuk wilayah Jakarta, berikut komposisi harga BBM non subsidi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved