Polemik Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet Dikabarkan Susah Makan hingga Sakit, Pengacara Segera Ajukan Tahanan Kota

Tim kuasa hukum Ratna Sarumpaet mengatakan kondisi kliennya sakit selama di tahanan

Ratna Sarumpaet Dikabarkan Susah Makan hingga Sakit, Pengacara Segera Ajukan Tahanan Kota
Kompas.com/Sherly Puspita
Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet berjalan meninggalkan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018). 

TRIBUNSTYLE.COM - Tim kuasa hukum Ratna Sarumpaet mengatakan kondisi kliennya sakit selama di tahanan

Karena itu, menurut sang Kuasa Hukum Insank Nasrudin, pihaknya bakal mengajukan penahanan kota lagi kepada pihak penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dirinya berharap penyidik dapat mengabulkan permohonan tersebut.

"Dalam waktu dekat ini kami Akan mengajukan yang kedua ya. Pengalihan status tahanan semoga penyidik juga bisa mengabulkan karena kondisi Bu Ratna dalam tahanan sakit kemudian beliau agak susah untuk makan," ujar Insank di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Lama Bungkam, Begini Respon Rio Dewanto Saat Ditanya Soal Kasus Ratna Sarumpaet

Menurut Insank, Ratna mengalami tekanan yang luar biasa selama menjalani tahanan di Polda Metro Jaya.

"Gini loh tekanan yang ditahan itu kan luar biasa artinya kami mengajukan ini berharap pihak penyidik bisa mengabulkan," jelas Insank.

Seperti diketahui, polisi menetapkan Ratna Sarumpaet tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan.

Dirinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10/2018) malam. Dia diciduk sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia.

Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE terkait penyebaran hoaks penganiayaan.

Kondisi Terkini Ratna Sarumpaet Setelah Seminggu Lebih Mendekam di Penjara

Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara. Ratna juga terancam pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Desi Kris
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved