Breaking News:

Produsen Susu Kental Manis Ini Tak Lagi Pakai Kata 'Susu', Ini Alasannya!

Baru-baru ini netizen dibuat terkejut dengan hilangnya kata 'susu' pada produk susu kental manis yang dulu banyak dikenal.

Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Diah Ana Pratiwi
pinsdaddy.com
Susu Kental Manis 

TRIBUNSTYLE.COM - Baru-baru ini netizen dibuat terkejut dengan hilangnya kata 'susu' pada produk susu kental manis yang dulu banyak dikenal.

Hal itu seperti yang di unggah beberapa akun media sosial yang memperlihatkan kemasan baru produk susu kental manis.

Kemasan produk kental manis itu sudah tak lagi memakain kata 'Susu'.

Di antaranya yakni akun Instagram Warandrama.sosmed pada Selasa (3/7/2018).

Dikira Susu Cokelat, Begini Reaksi Sienna Saat Mencoba Minuman Milik Ben Kasyafani

"Emang ya yang bahaya malah enak jadi untuk semua jenis susu kental manis ini lebih banyak mengandung gulanya daripada susu itu sendiri."

"Intinya emang ini lebih cocok untuk tambahan martabak, es kepal, atau makanan dan minuman lainnya. Untuk di konsumsi sebagai susu seperti kurang pas." ungkap akun tersebut.

( )

Selain itu juga ada akun Facebook Eris Riswandi yang mengunggah foto yang sama pada Senin.

"Jadi bener ya, minuman2 ini sudah dilarang BPOM untuk pakai nama 'SUSU' karena memang isinya GULA. Lebih tepatnya GULA yang mengandung sedikit susu."

"Semoga masyarakat sadar jangan kebanyakan memberi product ini ke anak (bukan berarti product ini dilarang untuk anak). Kalau mau ngasih susu ya sebaiknya susu murni, banyak kok yang jual." tulisnya.

( )

Hal ini juga yang dirasakan berbeda oleh Lukmanul Hakim lewat tulisannya berjudul 'Produsen Susu Kental Manis Menghilangkan Kata Susu di Kemasannya'.

Tulisan itu diunggah di Kompasiana tanggal 6 Mei 2018.

Begini penerangan Lukmanul Hakim tentang hakikat susu kental manis.

"Ternyata beda, menurut media goasiana, susu kental manis adalah susu sapi yang airnya dihilangkan dan ditambahkan gula, sehingga menghasilkan susu yang sangat kental dan dapat bertahan selama satu tahun bila tidak dibuka."

"Creamer bahan utamanya adalah vegetable oil/fat, hydrolyzed starch dan protein susu. Atau seperti dari Lauric (inti kelapa/sawit) dan non lauric (minyak sawit)."

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
BPOMFacebookEris Riswandi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved