Ditinggal Rombongan ke Puncak, Wanita Ini Alami Hipotermia, Beruntung Datang Sosok yang Memeluknya
Wanita yang tak diungkap identitasnya ini mengalami hypothermia ketika sedang mendaki Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat.
Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Verlandy Donny Fermansah
1. Bawa masuk ke dalam tenda. Menghindarkan korban dari hembusan angin.
2. Ganti baju basah dengan pakaian kering. Bantulah korban dengan mengganti baju. Itu menjadi alasan kenapa setidaknya ada dua wanita ikut dalam pendakian.
3. Berilah minuman hangat. Minuman yang membantu tubuh lebih hangat, seperti miuman jahe
4. Beri makanan berkalori tinggi. Untuk kondisi darurat, pastikan Anda membawa makanan ringan manis yang cepat mengenyangkan, seperti coklat atau makanan yang berkalori tinggi lainnya.
5. Hangatkan badan korban. Cara ini bisa dilakukan dengan mengenakan beragam penghangat tubuh, seperti penutup kepala, jaket, kaos kaki, celana hangat dan sleeping bag.
6. Jika memungkinkan, buatlah api diluar tenda, dan arahkan panas apinya ke dalam tenda.
Pada korban yang tidak sadarkan diri.
1. Bawa ke dalam tenda.
Tujuannya untuk menjaga dari angin yang berhembus, tenda juga adalah tempat yang cukup hangat ketika berada di alam bebas.
2. Ganti baju basah secara perlahan.
Penggantian baju dilakukan dengan perlahan, pastikan tidak terburu-buru.
3. Masukan ke dalam sleeping bag.
Untuk menjaga panas tubuh yang tersisa tidak mudah lepas begitu saja.
4. Berbagi panas tubuh.
Bisa dilakukan dengan cara memegang tangan atau memeluknya. Panas tubuh akan mudah berpindah ketika menempel ke tubuh lainya (kulit ketemu kulit). Pastikan Anda mengetahui etikanya ketika melakukan hal ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/hiportemia_20180621_204340.jpg)