Breaking News:

Awalnya Pria ini Beli Teh Herbal lewat Internet, tapi Nasibnya Malah Tragis, Dipenjara 10 Tahun

Memesan teh herbal lewat internet memang terdengar sangat tidak berbahaya, bukan?

Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Ilustrasi teh herbal 

Alexei kemudian diperbolehkan untuk melewati perbatasan tetapi tas yang berisi "zat berwarna hijau gelap berasal dari daun-daunan yang memiliki bau mint" (seperti ditulis dalam laporan) disita.

Pria 34 tahun tersebut tidak menolaknya, tetapi mencoba menjelaskan bahwa teh tersebut berasal dari Peru sebagai suplemen kesehatan.

Tetapi hal tersebut tidak menarik perhatian para penjaga, dan ia pun diperbolehkan lewat.

Tetapi itu bukanlah akhir dari kisahnya.

()

Tiga bulan setelahnya, Alexei Novikov dimasukkan ke dalam daftar kriminal paling dicari di Rusia.

Dan pada 29 Januari 2016, ia ditahan dengan tuduhan "kepemilikan obat narkoba ilegal" dan juga "penyelundupan narkoba".

Ia dibawa 800 km dari rumahnya ke sebuah pusat penahanan dengan keamanan tingkat tinggi.

Setelah itu pada November 2016, Novikov dijatuhi hukuman 10 tahun dan satu bulan penjara di penjara kelas berat.

Pengacara Alexei mengklaim bahwa kasus ini mencederai sistem hukum di Rusia dan mengklaim bahwa bukti-bukti yang memberatkan Alexei dibuat-buat.

Contohnya adalah plastik penanda yang diambil dari kliennya tidak sama dengan yang diperlihatkan di pengadilan - yang pertama memiliki tanda tangan petugas senior yang ada saat itu di perbatasan, sedangkan yang diperiksa tersebut ditanda tangani oleh petugas lainnya, yang telah menyelesaikan shiftnya saat Alexei datang di gerbang perbatasan.

Selain itu, kemasan yang ada di pengadilan tidak menyebutkan adanya deskripsi dalam bahasa Spanyol, dan dalam tulisan laporan yang ditulis oleh petugas bukan "Zat hijau gelap dengan bau mint, tetapi berganti menjadi "Zat coklat dengan bau yang sangat tajam dan spesifik."

()

Andrei Vlaslov, pengacara Novikov mengklaim bahwa Hakim Beloborodov dari Pengadilan Kota Isilkul tak menganggap bukti-buktinya janggal dan karena ahli mengatakan bahwa barang yang disita mengandung "cannabinoids sintetis" yang juga dikenal sebagai "Spice" Alexei dinyatakan terbukti bersalah.

Walau masalah-masalah ini sudah ditekankan oleh pengacara Novikov di pengadilan, Novikov tetap berada dipenjara karena putusan hakim.

Pengacaranya bahkan membawa kasus ini ke Mahkamah Agung dan menghasilkan banyak bukti yang janggal dari pengadilan, termasuk laporan dari ahli narkoba.

"Ahli yang memeriksa tidak memperkuat kenapa mereka menyimpulkan ini sebagai narkoba, padahal tidak ada deskripsi, grafik, atau refrensi data sains yang menyebutkan, dan juga hukum federal secara spesifik membutuhkan sebuah kesimpulan yang berdasarkan sains, yang bisa diulang, dapat diverivikasi. Ada lagi, penelitian ini dilakukan di peralatan yang tak dicek, tak ada informasi gas chromatograf, yang biasa dilakukan para ahli. Jadi saya punya kesimpulan bahwa ini bukanlah hasil dari ahli, tetapi hanya spekulasi yang dilakukan oleh pengadilan," ungkap Yulia Kopeikina, pengacara yang bekerja sama dengan Vlasov.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
RusiaAlexei Novikov
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved