Breaking News:

Hari Ini 20 Tahun Silam, Soeharto Mundur dari Jabatan Presiden, Begini Kisah Dibaliknya

Tuntutan reformasi masyarakat yang diwakili melalui aksi mahasiswa, mencapai puncaknya saat mahasiswa menguasai gedung DPR/MPR pada 18 Mei 1998.

Tayang:
Editor: Amirul Muttaqin
TribunStyle.com/Kolase

Suasana bimbang ini baru sirna setelah Habibie menyatakan diri siap menerima jabatan Presiden," ujarnya.

Ternyata Rasyid Rajasa Sudah Tahu Penyakit Adara Taista Saat Masih Pacaran, Pernikahannya Dipercepat

Selanjutnya, pada pukul 23.00 WIB, Soeharto pun memanggil ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra, Mensesneg Saadilah Mursjid, serta Panglima ABRI Wiranto.

Soeharto berbulat hati menyerahkan kekuasaan kepada Habibie.

Konsultasi mengenai prosesi pergantian kepemimpinan pun dilakukan.

Kemudian, sekitar pukul 23.20 WIB Yusril bertemu Amien Rais.

Dalam pertemuan itu, Yusril menyampaikan rencana Soeharto untuk mundur pada 21 Mei 1998, sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam bahasa Amien, kata-kata yang disampaikan oleh Yusril itu, "The old man most probably has resigned" (Orang tua itu kemungkinan besar mundur).

Pada Kamis dini hari itu, pukul 01.30 WIB, Amien Rais menggelar jumpa pers.

Saat itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyampaikan informasi yang disampaikan Yusril.

"Selamat tinggal pemerintahan lama, dan selamat datang pemerintahan baru," ucap Amien.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "Kisah di Balik Mundurnya Soeharto pada 21 Mei 1998"

Yuk Subscribe YouTube dan Like Fanpage TribunStyle.com di bawah ini:

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Tags:
SoehartoGolkarHarmokoB.J. Habibie
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved