Breaking News:

Teror Bom

Orangtuanya Jadi Terduga Teroris Penyerangan Bom di Polrestabes Surabaya, Begini Nasib Si Kecil AIS!

Begini nasib AIS, putri terduga teroris yang menyerang Polrestabes Surabaya dengan bom bunuh diri!

Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Irsan Yamananda
YouTube/ Najwa Shihab 

TRIBUNSTYLE.COM - Polrestabes Surabaya menjadi sasaran bom bunuh diri setelah tiga gereja diserang.

Insiden itu terjadi pada hari Senin (14/5/2018) kemarin.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan kronologi peledakan yang tepatnya berada di gerbang pemeriksaan.

Tribunstyle melansir dari TribunJatim, "Kejadiannya tadi di pos penjagaan tapi tidak sampai masuk," kata kata Kombes Frans Barung Mangera.

Dua Pria & Satu Wanita di dalam Lift Lakukan Hal Tak Terpuji, Si Cewek sampai Tutup CCTV

"Jadi ada mobil yang mau masuk, motor ini ada di belakang," lanjutnya.

Dalam rekaman CCTV, pelaku yang menaiki motor hendak masuk ke Polrestabes Surabaya.

Saat sedang diperiksa, tiba-tiba bom meledak dari motor tersebut.

TribunJatim
TribunJatim ()

Akibat insiden tersebut, empat polisi dan enam warga menjadi korban.

Sementara pelaku yaitu Tri Murdiono (40), Tri Ernawati (43), ADAM (19), dan MDS (14) tewas di tempat.

Viral Pria Punya 150 Tato, Ganti Bola Mata, & Lepas Pusar, Perubahannya Bikin Orang Ketakutan

Lalu, ada juga anak bungsu terduga teroris yang selamat dari bom bunuh diri tersebut.

Bocah berkerudung itu merangkak dari samping mobil dan motor yang rusak.

Tak pikir panjang, AKBP Ronny Faisal langsung menyelamatkannya.

TribunJatim
TribunJatim ()

Lalu, bagaimana nasib gadis malang berinisial AIS (7) ini sekarang?

Tim Mata Najwa mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi AIS saat ini.

Sadar Nggak Sih Produsen Susu Kental Manis Ini Kini Tak Lagi Pakai Kata Susu, Begini Alasannya

Videonya ditampilkan pada acara Mata Najwa edisi Rabu (16/5/2018) kemarin.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Polrestabes Surabaya
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved