Napiter Teroris Kasus Palembang Ungkap Sosok Briptu Syukron, 'Kenapa Orang Baik Malah Dibunuh'
Video pengakuan napiter teroris kasus Palembang soal korban kerusuhan Mako Brimob telah tersebar di Twitter dan Youtube.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Mohammad Rifan Aditya
"Maka dari itu sekali lagi saya turut berbela sungkawa dan sangat, sangat bersedih dengan kejadian ini."
"Mudah-mudahan tidak terulang lagi di masa depan dan mudah-mudahan kaum muslimin semuanya bisa bersatu membantu kaum muslimin yang lainnya dan jangan lagi ada kekerasan di Indonesia ini karena negara ini negara aman, negara damai, negara yang kita makan di sini, negara yang kita hidup di sini, dan negara yang kita juga akan mati di sini."
Sementara itu di Youtube, video serupa diunggah oleh haikal parsa pada 12 Mei 2018.
Melansir dari TribunJakarta.com (10/5/2018) Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, korban tewas kericuhan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, sempat mencoba mendaftar TNI AU.
Sayangnya Syukron tak memenuhi syarat.
Namun kegagalan itu mengantarnya menjadi anggota Polri.
Meski demikian, Syukron dikenal sebagai sosok yang baik meskipun jarang terlihat di rumahnya.
Menurut Prayitno tetangga korban, Syukron baru saja dipindahtugaskan ke Mako Brimob.
• Aksi Terorisme Kembali Terjadi di Tahun 2018, Mbah Mijan Ternyata Sempat Beri Pertanda!
"Dia berbaur kan di sini sudah hampir dua tahun. Kan masuk angkatan harus tempat tinggal di sini setahun. Sesudah itu dia di AURI enggak masuk, terus kemudian daftar lagi kepolisian terus dia masuk, ini baru selesai dia dua minggu menurut kabar baru ditempatin di barak situ (Mako Brimob)," jelas Prayitno.
Dia kembali mengenang Syukron semasa hidup.
Menurutnya pemuda tersebut aktif mengikuti kegiatan olah raga di lingkungan tempat tinggalnya di kawasan Cakung.
"Orangnya memang baik, pintar main voli ngikutin remaja voli. (Dia ikut) Bibinya dia. Jadi orang tuanya Syukron itu kakaknya yang tinggal di sini," pungkasnya.
Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:
(TribunStyle.com/Rifan Aditya)