Breaking News:

Cerita Viral

Suara Merdu & Penampilan Via Vallen Dianggap Sempurna, Tapi Pria Ini Terusik pada Satu Hal

Di tengah karirnya sedang naik, ada orang yang merasa terganggu dan terusik dengan satu hal dari sosok Via Vallen.

Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Kolase TribunStyle

Hingga akhirnya ketergangguan itu meletup keluar ketika mendapati obyek yang membuat saya terganggu mendadak saja beroleh penghargaan dalam ajang Anugerah Dangdut Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun TV swasta sebagai penyanyi solo wanita populer.

Pasti sampeyan sudah bisa menebak siapa sosok yang tengah saya bicarakan. Ya, Via Vallen.

Via Vallen
Via Vallen (Facebook)

Penyanyi pendatang baru di kancah nasional, namun bukan penyanyi baru di kancah lokal, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Penyanyi yang kini tengah mendapatkan keberuntungan karena kebetulan saja dirinya sempat melagukan satu lagu berbahasa Jawa (campuran dengan bahasa Indonesia) dan tanpa disangka-sangka lagu tersebut mendapat sambutan hangat serta disukai di panggung nasional.

Bukan penampilan dia yang mengundang keterusikan saya, bukan pula suara merdu dia yang mengganggu saya, bukan juga keberuntungan dia yang membuat saya kurang enak, semua sudah sempurna, tak ada yang perlu lagi untuk dikoreksi apalagi dikritik, hanya saja ada sedikit yang masih saya anggap mengganggu semenjak pertama kali kemunculannya menyanyikan lagu Jawa, jauh sebelum dikenal publik nasional seperti sekarang ini.

Ketergangguan tersebut menyangkut pengucapan beberapa fonem Jawa yang salah. Satu kesalahan khas ABG Jawa saat ini yang sok kota (atau setidaknya ingin dianggap seperti orang Jakarta) sehingga dengan sengaja mengelirukan atau berpura-pura tidak bisa mengucapkan beberapa fonem Jawa dengan benar.

Ini berbeda dengan penyanyi-penyanyi lokal lain yang juga tak kalah cantik, tak kalah merdu dalam bernyanyi, serta tak kalah sempurna dalam berpenampilan, sebut saja, Ratna Antika, Nella Kharisma dll.

Sayang mereka ini tidak mendapat keberuntungan seperti Via Vallen walau mereka sebenarnya telah banyak menyanyikan lagu-lagu Jawa jauh-jauh hari sebelum Via Vallen sendiri.

Mereka ini dengan tepat mampu mengucapkan fonem Jawa dengan artikulasi yang sempurna, tanpa dibebani oleh perasaan enggan atau malu-malu untuk mengucapkan, atau tanpa sok berlagak tidak bisa mengucapkan agar dianggap seperti anak Jakarta.

Ada empat fonem Jawa yang saya soroti yang sering keliru diucapkan oleh seorang Via Vallen. Yaitu fonem konsonan apiko-dental yang terdiri dari fonem /d/ dan /t/ serta fonem konsonan apiko-palatal, yang terdiri dari fonem /dh/ dan /th/.

Empat macam fonem ini jika tertukar pengucapannya akan mengakibatkan arti yang salah dan fatal dalam berbahasa Jawa.
Pengucapan dari fonem konsonan apiko-dental dengan cara menyentuhkan ujung lidah ke gigi atas sedangkan pengucapan dari fonem konsonan apiko-palatal dengan cara menyentuhkan ujung lidah ke langit-langit mulut.

Sebagai orang Jawa asli –kalau memang Via Vallen ini berdarah Jawa- pasti tidak akan kesulitan untuk mengaplikasikan pengucapan tersebut. Terkecuali jika dia tidak berdarah Jawa asli.

Contoh kata yang mengandung fonem apiko-dental /d/ adalah : /d/u/d/u (bukan), /d/a/d/i (jadi), /d/a/d/ar (dadar), /d/alan (jalan), wê/d/i (takut), mên/d/êm (mabuk), tan/d/ur (tanam), wa/d/i (rahasia), dll.

Contoh kata yang mengandung fonem apiko-dental /t/ adalah : /t/u/t/uk (mulut), /t/u/t/ur (ucap), /t/uwuh (tumbuh), /t/andur (tanam), /t/ampa (terima), /t/amba (obat), man/t/uk (pulang), dll.

Contoh kata yang mengandung fonem apiko palatal /dh/ adalah : /dh/a/dh/u (dadu), /dh/uwur (tinggi), wê/dh/i (pasir), mên/dh/êm (mengubur), dll.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
FacebookVia VallenDAMAR SHASHANGKA
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved