Breaking News:

Tak Hanya Dikritik Warganet, Kemkominfo Juga Soroti Kampanye CELUP yang Kontroversial

Tak hanya dikritisi oleh netizen, Kampanye CELUP ini juga disoroti oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Penulis: Bobby Wiratama
Editor: Bobby Wiratama
Kolase Tribunstyle
Klarifikasi Pihak CELUP 

TRIBUNSTYLE.COM - Beberapa hari terakhir, istilah CELUPmenjadi trending di media sosial Twitter.

Hal ini dimulai dari beredarnya sebuah brosur kampanye gerakan sosial yang membuat heboh netizen.

Brosur tersebut merupakan kampanye anti-sosial yang diberi nama CELUP.

 

CELUP merupakan sebuah singkatan yang memiliki kepanjangan Cekrek, Lapor Upload.

 
Dalam brosur tersebut, terdapat gambar animasi dimana ada dua orang muda-mudi sedang duduk berdampingan.

Lalu di belakang mereka ada seseorang yang sedang mencuri foto menggunakan kamera ponsel.

Di brosur tersebut, terdapat tulisan cukup besar berbunyi "PERGOKIN YUK! BIAR KAPOK!"

Lalu di bawahnya terdapat kalimat penjelasan berbunyi "jika kamu menemukan sepasang kekasih berbuat tindak asusila di tempat umum dan merasa terganggu, maka segera laporkan dengan mengikuti gerakan sosial,".

Lalu di bawahnya, terdapat beberapa logo institusi, diantaranya logo sebuah universitas, perpustakaan dan sejumlah media ternama.

Kampanye ini bertujuan mencyduk pasangan yang terlihat mengumbar kemesraan di ruang publik.

Aksi ini kabarnya memberikan reward bagi siapa saja yang melaporkan temuan mereka terkait tindak "asusila" di tempat umum.

Foto ini pun sontak menjadi perdebatan netizen.

Banyak diantaranya yang prihatin dengan jenis kampanye berikut ini.

Meidyana Rayana : Di negeri ini, ranah privat sdh diacak acak demi kesombongan berkedok moralitas.

Cecep Susanto :  Jika ada 2 orang yg berada di tempat sepi,maka yg ketiga nya adalah setan yg sedang mengabadikan gambar...
Yg satu tak punya adab
Yg satu nya lagi sama2 ngga punya adab...

 
Fide Peregrinus  : Otak mesum ttp kurang gawean ....

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
KemkominfoCELUPTwitter
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved