Minum Teh Justru Mampu Minimalisir Risiko Diabetes, Ini Alasannya
Antioksidan yang ditemukan pada daun teh adalah senyawa yang dikenal sebagai polifenol.
Editor: Delta Lidina Putri
"Akibatnya, polifenol menurunkan indeks glikemik -kemampuan relatif makanan karbohidrat untuk meningkatkan kadar glukosa dalam darah, dari minuman manis," kata Bond.
Tim tersebut menguji efek minum teh terhadap 24 partisipan. Setengah dari jumlah itu memiliki kadar gula darah normal. Sementara separuh lainnya telah didiagnosis mengalami pra-diabetes.
Sehari sebelum setiap pengujian kedua kelompok diminta menghindari olahraga dan makan secukupnya.
Mereka hanya makan malam dengan makanan dengan kandungan gula rendah. Keesokan paginya, sampel darah mereka diambil dalam keadaan puasa.
Selanjutnya, mereka diberi minuman manis baik yang mengandung polifenol teh berdosis tinggi dan rendah.
Kemudian, dalam rentang waktu 30, 60, 90, dan 120 menit diambil sampel darah dari para responden.
Mereka lalu mengulangi prosedur itu sebanyak tiga kali dalam jeda satu minggu.
Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang menerima minuman dengan polifenol -baik kadar tinggi atau rendah, menunjukkan penekanan yang signifikan terhadap lonjakan gula darah. (Glori K. Wadrianto/Kompas.com)
Berita ini pernah dipublikasikan Kompas.com berjudul Kebiasaan Minum Teh Jauhkan Risiko Diabetes, kok Bisa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/cewek-minum-teh_20171127_182943.jpg)