Minum Teh Justru Mampu Minimalisir Risiko Diabetes, Ini Alasannya
Antioksidan yang ditemukan pada daun teh adalah senyawa yang dikenal sebagai polifenol.
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Bagi kebanyakan kita, pagi hari akan menjadi lebih sempurna dengan secangkir teh hangat.
Bahkan, bagi sebagian orang, menyeruput teh di pagi hari tak ubahnya bak ritual religius.
Daun teh memang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Teh pun dikenal dengan efek kafeinnya, yang memberi dorongan energi instan.
• Waduh! Belum Lama Heboh Diceraikan Taqy Malik, Salmafina Sudah Siap Terima Taaruf, Netter:Gercep Ya
Selain itu, teh merupakan sumber antioksidan yang sangat baik.
Antioksidan sangat penting bagi tubuh, karena membantu tubuh melawan radikal bebas yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung.
Antioksidan yang ditemukan pada daun teh adalah senyawa yang dikenal sebagai polifenol.
Menurut sebuah penelitian, polifenol juga terbukti bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah.
Studi tersebut menyatakan, teh dapat secara signifikan mampu mengurangi glukosa darah pada orang dewasa, sehingga mencegah datangnya diabetes.
Polifenol dalam teh cenderung menghambat penyerapan gula dalam darah. Temuan ini dilansir di Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition.
Disebutkan, polifenol secara signifikan mengurangi jumlah glukosa pada orang dewasa, yang diberi minuman sarat sukrosa sebelumnya.
Periset mengklaim, dengan mengkonsumsi teh maka lonjakan kadar gula darah yang dipicu aktivitas "ngemil" pada makanan manis dapat diredam.
• Dibilang Drama Queen oleh Ayah Taqy Malik, Begini Jawaban Salmafina Sunan
"Teh adalah minuman paling umum kedua yang dikonsumsi di dunia, dan penelitian baru ini menambahkan studi yang telah dipublikasikan."
"Kesimpulan penelitian ini menunjukkan teh itu baik untuk kesehatan dan kesejahteraan," kata dokter Tim Bond dari Tea Advisory Panel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/cewek-minum-teh_20171127_182943.jpg)