6 Risiko Bila Kemaluan 'Tercekik' Oleh Celana Dalam yang Terlalu Ketat, Ngeri!
Berikut risiko kesehatan yang bisa ditimbulkan jika sering mengenakan celana dalam ketat
Penulis: Burhanudin Ghafar Rahman
Editor: Diah Ana Pratiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Sebagian pria maupun wanita kadang cenderung tidak begitu memperhatikan berapa ukuran celana dalam yang digunakan.
Dalam benak kita, asalkan celana dalam sudah merasa nyaman atau sesuai dengan bentuk lekuk tubuh, maka celana dalam sudah cocok untuk kita gunakan.
Padahal, tanpa kita sadari celana dalam yang kita pakai ternyata terlalu ketat dan bisa memberikan bekas tekanan karet pada lingkar pinggang saat dilepas.
Risiko penyakit juga bisa muncul jika mengenakan celana dalam yang terlalu ketat, baik pada laki-laki maupun perempuan.
• Sering Disepelekan, Kaus Kaki yang Terlalu Ketat Bisa Picu 4 Masalah Kesehatan Ini!
Para ahli mengatakan, menggunakan celana dalam ketat merupakan kebiasaan buruk atau sama halnya dengan kebiasaan minum alkohol dan merokok.
Berikut risiko kesehatan yang bisa ditimbulkan jika sering mengenakan celana dalam ketat, seperti dikutip dari Boldsky.com.
1. Menurunkan jumlah sperma
Bagi pria, mengenakan celana dalam terlalu ketat bisa meningkatkan suhu skrotum atau kantung testis.
Jika suhu terlalu tinggi, bisa menghambat produksi sperma.
Penggunaan celana dalam terlalu ketat juga bisa meningkatkan suhu sekitar pangkal paha yang bisa menurunkan jumlah sperma.
2. Menghambat sirkulasi darah
Mengenakan celana dalam terlalu ketat dalam jangka waktu yang lama bisa menghambat sirkulasi darah.
Hal ini bisa menyebabkan saraf menjadi mati rasa.
Akibatnya, jaringan tidak mendapatkan cukup oksigen melalui aliran darah. Kematian jaringan mungkin saja terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/celana-dalam_20171214_164625.jpg)