Sering Disepelekan, Kaus Kaki yang Terlalu Ketat Bisa Picu 4 Masalah Kesehatan Ini!
Memakai kaus kaki sudah menjadi bagian dari fashion keseharian. Banyak model dan warna muncul di pasaran.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Memakai kaus kaki sudah menjadi bagian dari fashion keseharian.
Banyak model dan warna muncul di pasaran.
Namun sayang tidak banyak orang yang tahu bahwa kaus kaki bisa menjadi sumber keluhan kesehatan.
Kaus kaki yang terlalu ketat bisa menyebabkan terhambatnya sirkulasi darah.
Hal ini bisa dibuktikan dengan sensasi lega yang kita rasakan setelah melepasnya.
Di sisi lain, bagi para pemilik varises, mereka bisa mengalami risiko endema atau pembengkakan yang disebabkan oleh akumulasi cairan.
Tak hanya itu, kaus kaki yang ketat juga bisa menyebabkan kaki mati rasa, apalagi jika kita juga bekerja dengan posisi duduk dalam waktu yang terlalu lama.
Melansir doktersehat.com pakar kesehatan menyebutkan bahwa penggunaan kaus kaki yang ketat bisa membuat jamur berkembang dengan semakin pesat mengingat kaki berada dalam kondisi yang sangat lembab.
Hal ini disebabkan oleh keringat yang terjebak dalam kaus kaki atau sepatu yang ketat dalam waktu yang lama.
Tak hanya itu, hal ini juga akan membuat garis pada kulit karena tekanan yang sangat kuat dari kaus kaki yang bisa saja berlanjut menjadi masalah iritasi dan kemerahan pada kulit.
Nah, untuk menghindari masalah ini, pilihlah kaus kaki yang tidak terlalu ketat dengan bahan katut 100 persen, bukan sintetis.
Well, jangan asal-asalan pilih kaus kaki ya.
(TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-kaus-kaki_20171006_131243.jpg)