Sempat Ditolak di Bali Lantaran Dianggap Anti NKRI, Berikut 15 Klarifikasi dari Ustaz Abdul Somad
Hadi menilai massa termakan kabar bohong lantaran menyebut Ustaz Abdul Somad tak pro kepada NKRI.
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Diah Ana Pratiwi
• Dikabarkan Sebut Ustaz Abdul Somad Hidup Cuma Modal Amplop, Rina Nose Marah dan Tulis Begini!
"Ini isunya menjurus SARA. Semua harus menyikapinya dengan tenang," ujarnya.
"Tadi buktinya beliau ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya. Saya yakin beliau NKRI seratus persen," katanya.
Lalu, bagaimana sebenarnya hal ini bisa terjadi?
Berikut ini klarifikasi dan kronologi lengkap versi Ustaz Abdul Somad yang Tribunstyle lansir dari Tribun Timur.
1. Kamis, 7 Desember 2017
Saya mendapat berita di group WA bahwa KRB (Komponen Rakyat Bali) menetapkan syarat bahwa saya diterima di Bali jika mau berikrar di Rumah Kebangsaan.
Saya menolak karena:
A. Saya bukan pemberontak.
B. Saya tidak terdaftar di Ormas terlarang.
C. Saya mendapat beasiswa Mesir-Indonesia tahun 1998 setelah lulus Pancasila dan P4.
Saya lulus tes PNS 2008 karena bukan anti Pancasila.
Sampai sekarang mengajarkan cinta kebangsaan dari kampus sampai desa terpencil (gambar terlampir).
2. Kamis, jam: 22.15
Saya WA Ketua Panitia:
“Pak, kalau mereka tetap meminta saya ikrar kebangsaan. Saya tidak hadir.”
Pak Ketua Panitia menjawab:
“Kita masih dialog dengan Polda.”
3. Jumat, 8 Desember 2017
Jam: 00.15 saya WA ketua Panitia:
“Bagaimana pak, sudah ada keputusan?”