Waduh! Siapapun yang Berteriak 'Allahu Akbar' di Venesia Akan Ditembak oleh Sniper
Keadaan ini malah membuat Venesia menjadi tempat yang rentan terjadinya serangan teroris.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Menanggapi serangan teroris yang marak terjadi akhir-akhir ini di Eropa, pemerintah Venesia ikut bertindak.
Venesia adalah salah satu tempat tujuan wisata tingkat dunia.
Kota yang terletak di Italia ini terkenal dengan banyaknya kanal yang ada di sana.
• Telegram Diblokir di Indonesia! Banyak Sekali Konten Bermuatan Radikal dan Terorisme
Pemandangan Venesia memang indah dinikmati dengan sarana transportasi air, yang bernama gondola.
Makanya tak jarang Venesia sering dijadikan tempat lokasi syuting film Hollywood.
Namun keadaan ini malah membuat Venesia menjadi tempat yang rentan terjadinya serangan teroris.
Menanggapi hal itu, pemerintahnya mulai memberikan sikap yang tegas dan tak mentolerir ancaman terorisme sedikitpun.
Melansir dari unilad.co.uk, Wali Kota Venice, Luigi Brugnaro telah mengumumkan bahwa kepolisian kota akan menangani tersangka penyerang teroris dengan agresi yang tinggi.
Luigi Brugnaro mengatakan bahwa akan ada penembak jitu atau sniper yang ditempatkan di Piazza San Marco.
Hal ini dilakukan supaya mereka terhindar dari setiap ancaman potensial terorisme.
Luigi Brugnaro berkata:
"Siapa pun yang berteriak 'Allahu Akbar' di Piazza San Marco akan ditembak mati oleh sniper dalam jarak empat langkah."
Ini terjadi setelah serangkaian serangan teror di Eropa, termasuk upaya menggagalkan sebuah konser di Rotterdam.
Menurut The Sun, dia mengatakan bahwa para penembak jitu siap untuk 'mengirim mereka langsung kepada Allah'.
Brugnaro mengumumkan langkah tersebut setelah ada serangan terorisme di Jembatan Rialto selama musim panas.
Luigi Brugnaro berkata:
"Kita perlu meningkatkan keamanan kita dalam hal terorisme."
"Kami memiliki empat tersangka yang menjadi teroris yang ditangkap di Venesia beberapa bulan yang lalu yang ingin meledakkan jembatan Rialto."
"Mereka mengatakan bahwa mereka ingin pergi dan bertemu dengan Allah sehingga kami akan mengirim mereka langsung kepada Allah tanpa harus membuangnya dari jembatan, kami hanya akan menembak mereka."
Venesia adalah salah satu tujuan wisata terbesar di dunia, dan merupakan pusat kebudayaan Italia dan Eropa.
Meskipun ada lonjakan penuh semangat dari Wali Kota Venesia, tidak ada seorang pun dari departemen kepolisian Venesia yang bersedia memberikan komentar.
Seorang juru bicara mengatakan mereka 'tidak pernah membahas keamanan operasional' ini. (TribunStyle.com/Rifan Aditya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/venesia_20170828_143336.jpg)