Breaking News:

Biasanya di Tubuh, Amankah Tabir Surya Dipakai di Wajah?

Banyak orang mulai terbiasa menggunakan tabir surya atau sunscreen saat beraktivitas di bawah sinar matahari.

zena.cz
Tabir Surya 

TRIBUNSTYLE.COM - Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada kulit dan efeknya akan membuat kulit merah, kasar, keriput, dan efek jangka panjangnya kulit berisiko terkena kanker.

Karenanya banyak orang mulai terbiasa menggunakan tabir surya atau sunscreen saat beraktivitas di bawah sinar matahari.

Bayi Ini Dipakaikan Tabir Surya, yang Terjadi Kemudian Bikin Menyesal Si Ibu Seumur Hidup

Namun bila kita perhatikan, seringkali orang hanya mengoleskan tabir surya di tangan, pundak, dan kaki. Beberapa orang masih enggan mengenakan tabir surya di muka karena takut kulit wajah jadi lengket.

Bagaimana sebaiknya?

Apakah tabir surya sebaiknya dikenakan di wajah juga? Adakah efek sampingnya?

Menurut dr. Fredi Setyawan, pendiri Natasha Group yang membuat banyak produk perawatan tubuh, tabir surya sebaiknya dipakai di seluruh bagian tubuh yang terkena paparan sinar matahari.

“Itu berarti tangan, kaki, badan, dan juga wajah,” ujarnya saat peluncuran produk sunscreen formulasinya, Bali Breeze di Bali, Kamis (27/7/2017)."

"“Kulit wajah, sama seperti kulit tubuh lainnya juga memerlukan perlindungan. Dan tabir surya dibuat agar juga bisa dipakai di wajah.”

Meski begitu, bagi mereka yang wajahnya sedang berjerawat parah, memang disarankan tidak menggunakan sunscreen karena kandungan minyak dalam produk bisa menimbulkan penyumbatan yang membuat jerawat menjadi lebih parah.

Ternyata Ini Arti UV A, UV B, dan Tanda + Pada Tabir Surya, Jangan Salah Pilih ya!

“Tapi untuk yang berjerawat sedikit saja, penggunaan sunscreen di wajah tidak bermasalah,” lanjut dr Fredi.

Penggunaan tabir surya di wajah ini juga disarankan banyak peneliti di dunia karena wajah adalah salah satu area paling umum yang terkena kanker kulit. Sayangnya, dalam study yang dilakukan oleh Universitas Liverpool dan dipublikasikan di British Association of Dermatologists’ Annual Conference, kebanyakan orang melewatkan 10 persen area wajahnya saat mengoleskan tabir surya.

Bagian yang terlewatkan itu umumnya adalah kulit di bawah alis mata dan di antara hidung, tepat di bawah dahi.

Padahal kelopak mata termasuk bagian yang bisa mengalami kerusakan karena paparan sinar ultraviolet. Menurut Skin Cancer Foundation, 5 hingga 10 persen kanker kulit terjadi di area ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved