Chester Bennington - 6 Fakta Kehidupan Vokalis Linkin Park, Nomor 2 Buat Hati Miris
Vokalis grup band Linkin Park, Chester Bennington, mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Penulis: Tisa Ajeng Misudanar Azryatiti
Editor: Desi Kris
Orang tuanya bukan musisi, ibunya perawat, sementara ayahnya adalah detektif yang banyak menangani kekerasan terhadap anak.
Orang tuanya bercerai, ia pun ikut dengan sang ayah.
2. Alami bully hingga pelecehan seksual
Meski ayahnya adalah seorang "pahlawan" bagi anak-anak, rupanya hal tersebut tak berlaku padanya.
Bennginton pernah menjadi korban pelecehan seksual dari teman laki-lakinya yang lebih dewasa.
Hal tersebut terjadi sejak usianya masih tujuh tahun, hingga 13 tahun.
Tak hanya itu, Ia juga menjadi korban bully di sekolah.
“Saya diperlakukan seperti anjing di sekolah, karena kurus dan terlihat berbeda,” ujarnya.
3. Kecanduan
Bully dan kehidupannya yang berat membuatnya jatuh dalam obat-obatan.
Hampir segala obat terlarang dicoba, termasuk ganja, amfetamin dan kokain.
Saat berada di puncak karier, Bennginton sempat melupakan persoalannya dengan alkohol dan obat-obatan.
Meski pun ia sempat lepas dari jeratan obat-obatan dan alkohol, rupanya ia kembali terjerumus dalam lubang hitam ini.
4. Sempat gagal di dunia musik
Karier musiknya dimulai saat ia pindah bersama ibunya di usia 17 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/chester-bennington-linking-park_20170721_160415.jpg)