Leher Sering Nyeri, Tegang, dan Sakit? 6 Tips Mudah Ini Bisa Bantu Kamu!
Biasanya si penerita akan merasakan nyeri dan kaku saat menggerakkan leher ke samping atau istilah Jawanya "tengeng".
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Suut Amdani
TRIBUNSTYLE.COM - Leher kaku dan sakit.
Itulah penyakit yang sering dialami masyrakat akhir-akhir ini.
Biasanya si penerita akan merasakan nyeri dan kaku saat menggerakkan leher ke samping atau istilah Jawanya "tengeng".
Penyebabnya ada banyak, bisa karena posisi tidur, bantal yang terlalu tinggi, terlalu lama bekerja atau berolahraga, dan sebagainya.
• Ini 3 Bahaya Konsumi Minuman Bersoda Bagi Kesehatan, Hindari Sebelum Terlambat!
Umumnya, penyakit ini akan langsung hilang dalam waktu kurang lebih seminggu.
Namun, ada juga kasus langka di mana sang penderita mengalami nyeri leher dalam jangka waktu lama.
Nah, untuk menghindari kasus langka tersebut, kamu perlu tahu tips agar hal ini tidak menimpa kamu secara berulang.
Berikut 6 tips sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi nyeri di leher.
1. Kompres Dingin dan Hangat
Agar khasiatnya maksimal, lakukan tips ini secara berurutan.
Pertama gunakan kompres dingin terlebih dahulu.
Cara membuatnya cukup mudah, tinggal masukkan es dengan sedikit air ke dalam plastik, lalu tempelkan pada bagian leher yang sakit.
Hal ini berguna untuk mengurangi rasa sakit dan menghambat terbentuknya asam laktat di leher.
Setelah itu diamkan leher kurang lebih 2 - 3 menit, lalu gunakan kompres hangat.
Kamu bisa membuat kompres hangat dengan mencelupkan kain waslap ke dalam air hangat lalu tempelkan pada bagian leher yang sakit.
Nah, kalau yang ini berguna untuk mengendurkan otot kaku yang ada di leher.
Untuk kesembuhan yang lebih maksimal, kamu juga bisa melakukannya dengan mandi air hangat.
2. Pijat Ringan
Cobalah untuk memijat leher kamu.
Kamu bisa melakukannya sendiri atau dengan bantuan orang lain.
Cobalah untuk memijat daerah leher dan bahu.
Hal ini bertujuan untuk melancarkan aliran darah yang ada di leher.
3. Streching atau peregangan
Untuk mengurangi rasa nyeri di leher, kamu bisa melakukan peregangan ringan.
Caranya cukup mudah, cukup mendongak ke atas, lalu menunduk ke bawah, tengok kiri, tengok kanan, patahkan ke kiri lalu ke kanan.
Gunakan hitungan 8 x 3 seperti saat melakukan senam.
4. Ganti Bantal Kamu
Salah satu penyebab nyeri pada leher adalah bantal yang terlalu tinggi.
Gunakanlah bantal yang tidak terlalu tebal tapi juga tidak terlalu tipis.
Dengan bantal yang tepat, posisi leher kamu bisa sejajar dengan tubuh sehingga nyeri dan kaku di leher bisa dihindari.
5. Pastikan Kasur Kamu Masih Dalam Keadaan Baik
Kasur yang sudah keras alias terlalu tua bisa jadi penyebab sakit di leher.
Hal itu karena kasur yang sudah keras akan membuat tulang belakang kamu, yang menjadi tumpuan saat tidur, kaku, dan hasilnya akan menjulur ke leher.
6. Hindari Tidur Telungkup
Tidur dengan posisi telungkup akan membuat tulang leher tertekan dan menjadi kaku.
Dianjurkan untuk tidur secara telentang atau menyamping (disarkan menyamping ke kanan)
Bahkan dalam ilmu kedokteran, tidur dalam posisi telungkup dapat menyebabkan aliran oksigen menjadi lebih sedikit karena otot dada yang tertekan tubuh. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/leher-sakit_20170711_205233.jpg)