Curhat Dosen Soal Proyektor Mati Ini, Ngena Banget Buat Mereka yang Murah Menghina Tapi Mahal Memuji
Bicara soal perilaku saling membully, kisah yang dialami dosen ini bisa jadi pelajaran. Terutama Buat Mereka yang murah menghina, mahal memuji!
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Indan Kurnia Efendi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Indan Kurnia
TRIBUNSTYLE.COM - Fenomena bullying atau saling mengejek sesama teman memang kerap dijumpai di sekitar kita.
Coba ingat-ingat kalau kamu seorang mahasiswa, pasti pernah melihat atau bahkan melakukan perilaku mengolok-olok teman yang lain.
Buat kamu yang berada di bangku SMA, SMP maupun SD juga kerap dijumpai fenomena saling mengejek dan mem-bully.
Mending kalau orang yang menjadi korban ejekan tadi termasuk orang yang masa bodoh.
Tapi bagaimana kalau orang yang diejek itu orang perasa yang mudah tersinggung?
Pasti menyiksa kan?
Nah itulah fenomena yang harusnya dihilangkan dari keseharian kita.
Meski maksudnya hanya untuk bercanda belaka, tapi jika kebablasan malah berujung dengan rasa sakit hati.
Bicara soal perilaku saling mengejek dan saling mem-bully, kisah yang dialami seorang dosen ini bisa jadi pelajaran.
I Made Andi Arsana adalah sosok dosen tersebut.
Ia membagikan kisahnya ketika ia memberikan kuliah Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah (PPBW) di Teknik Geodesi UGM.
Namun pada saat ia hendak memulai perkuliahan, ada masalah dengan proyektornya.
I Made Andi pun bertanya kepada para mahasiswa apakah bisa menolongnya atau tidak.
Namun satu menit berselang, dua menit berlalu, tidak ada seorang pun yang menjawab ucapannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/seorang-dosen-menceritakan-kisahnya-yang-diawali-dari-proyektor-rusak_20170505_195342.jpg)