20 Menit Tak Bernyawa, Anjing ini Diberi Napas Buatan Seorang Pria yang Mengubah Jalan Hidupnya
Anjing bernama Nalu ini tidak bernapas dan nadinya tidak berdenyut ketika Klein membawanya keluar.
Penulis: Yohanes Endra Kristianto
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Yohanes Endra Kristianto
TRIBUNSTYLE.COM - Petugas pemadam kebakaran mendedikasikan hidupnya untuk menyelamatkan orang lain atau makhluk hidup lainnya.
Mereka akan melakukan apapun untuk menyelamatkan seseorang sekalipun itu harus mempertaruhkan nyawa mereka sendiri.
Hal ini juga berlaku bagi petugas pemadam kebakaran bernama Andrew Klein dari Dinas Pemadam Kebakaran Santa Monica, California.
Baca: Media Luar Negeri Soroti Kalangan Warga Indonesia yang Mengkonsumi Daging Anjing, Ini Alasannya!
Ketika Klein tiba di sebuah gedung apartemen yang terbakar, ia tidak ragu untuk menyelamatkan seekor anjing kecil yang masih terjebak di dalamnya.
"Saya menemukan dia di tengah-tengah asap dan itu sangat panas, aku meraihnya dan begitu aku mencengkeramnya, aku melihat dia tidak bereaksi dan seperti baru saja tewas," ujar Klein melansir lifedaily.
Anjing bernama Nalu ini tidak bernapas dan nadinya tidak berdenyut ketika Klein membawanya keluar.
"Matanya menerawang dan ia tidak bernapas dan saya berpikir kalau anjing ini sudah mati," ujar pemilik anjing campuran Bichon Frize/Shih Tzu ini, Crystal Lamirande.
Baca: Perempuan Ini Beri Makan Seekor Anjing Liar, Hewan Tersebut Lakukan Ini Setiap Hari Untuknya
"Pemadam kebakaran mengatakan padaku bahwa ia masih optimis dan masih ingin berusaha menyelamatkan anjing berusia 10 tahun itu.
Klein pun melakukan CPR atau napas buatan.
Pada 20 menit berikutnya, ia menolak untuk menyerah begitu saja.
Ajaibnya setelah sekitar 20 menit, Nalu berhasil kembali hidup.
"Nalu semestinya sudah mati, jadi ketika melihat dia mencium orang dan berjalan mengibaskan ekornya adalah momen yang luar biasa," kata Klein.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pemadam-kebakaran_20170330_161846.jpg)