Terpopuler Kemarin
7 Fakta Smoothing dan Rebonding Ini Bakal Buat Kamu Terkejut dan Mikir 2 Kali Mau Lurusin Rambut
Selain biaya yang cukup mahal, pelurusan ini bisa memicu kerusakan rambut dan efek samping super menakutkan lainnya.
Penulis: Delta Lidina Putri
Editor: Indan Kurnia Efendi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Delta Lidina
TRIBUNSTYLE.COM - Jika kamu punya rambut tebal, keriting, mengembang atau ikal, tak perlu lama-lama sudah pasti rebonding atau smoothing yang jadi penawarnya.
Yang penting rambut bisa urus dan rapi, bisa bikin kamu lebih pede.
Namun di balik indahnya rambut lurus smoothing atau rebondingmu menyimpan efek buruk yang segera kamu dapatkan jika tak kau rawat rambutmu dengan rutin.
Selain biaya yang cukup mahal, pelurusan ini bisa memicu kerusakan rambut dan efek samping super menakutkan lainnya.
Baca: Cuma Pakai Sisir, Rambutmu Bisa Lurus Tanpa Rebonding dan Smoothing, Simak Juga 4 Cara Lainnya
Dilansir dari Cosmopolitan, buat kamu yang memiliki rambut hasil rebonding dan smoothing atau kamu yang berencana meluruskan rambut dengan cara itu, baca dulu fakta-fakta ini:
1. Pelurus ini mengubah struktur rambutmu
Smoothing atau rebonding paling umum terjadi di Jepang dan Brasil.
Di Jepang kamu bisa meluruskan rambut secara pernanen dengan men-touch up akar rambutmu setiap enam bulan sekali.
Ini diperlukan biaya sekitar Rp 2 juta hingga Rp 10 jutaan.
Sedangkan di Brasil ada teknik smoothing semi permanen dengan perawatan setiap tiga bulan sekali, biaya Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.
Tergantung salonnya karena melibatkan bahan kimia yang kuat maka pasti akan menimbulkan risiko yang merusak rambutmu.
2. Proses ini memekan waktu 2-3 jam
Menurut Natalija O’Toole, seorang stylist di New York City, salon pertama akan mengeramasi rambutmu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi_20170325_082234.jpg)