Breaking News:

Kaleidoskop 2016

Kentang 32 Ton Tak Terjual Usai Tempuh Perjalanan 4 Hari, Akhirnya Sang Petani Bernasib Begini

"Beberapa pejalan di Qianhai membantunya dengan menghubungi orang-orang untuk menawarkan dan membeli, tapi itu tak banyak membantu"

Tayang:
Editor: Lilis Maryati
Shanghaiist.com
Kentang yang dijual Ma 

Ma hanya bisa duduk pasrah sambil memikirkan apa yang harus dilakukannya kemudian.

Ternyata kisah pilunya tak berakhir di situ.

Beberapa orang yang melintas penasaran dengan kentang yang dia jual.

Berdasarkan pemilik toko grosir di dekat lokasi, kentang Ma terjual sedikit karena jarangnya orang yang lewat di sana.

"Beberapa pejalan di Qianhai membantunya dengan menghubungi orang-orang untuk menawarkan dan membeli, tapi itu tak banyak membantu," jelasnya.

Foto-foto Ma dan tumpukan kentangnya ini akhirnya diunggah ke situs WeChat pada 14 November dan jadi viral.

Banyak pembeli berbondong-bondong membeli kentang Ma.

Dalam semalam, para penduduk sekitar menyerbu dagangannya.

Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist
Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist
Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist
Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist

Seorang pembeli yang tinggal dekat dengan lokasi datang membeli setelah membaca unggahan di internet.

"Pria tua ini terlihat kelelahan setelah 10 hari mencoba menjual segunung kentang ini, jadi aku membeli untukku dan teman-temanku," ungkapnya.

Bahkan, beberapa penduduk membantu Ma menjual kentang-kentangnya.

Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist
Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist
Ma
Shenzhen Evening News via Shanghaiist

Saat pagi tiba, tumpukan kentang Ma sudah ludes terjual.

"Benar, semua kentangnya sudah terjual, terima kasih untuk penduduk Shenzhen yang sangat baik hati," kata Ma senang.

Dilansir Daily, tidak ada kata-kata yang bisa katakan untuk semua orang yang sudah membantunya.

"Perjalanan dari Qianhai ke Zhenshen adalah perjalanan terlama yang pernah aku lakukan. Aku sangat terkesan. Aku akan pulang besok," jelasnya.

Benar-benar sebuah keajaiban ya!

Bukti nyata semangat tolong-menolong.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Tags:
TiongkokTribunStyle.comShanghaiist
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved