Kaleidoskop 2016
Kisah Ironis Diskriminasi Pembantu di Indonesia Ini Jadi Sorotan Media Asing!
Apapun pekerjaannya, perlakukanlah mereka seperti manusia bahkan keluarga, jangan sampai ada diskriminasi!
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti
TRIBUNSTYLE.COM - Asisten rumah tangga (ART) atau pembantu dianggap sebagai profesi kelas bawah.
Pekerjaan mereka biasanya meliputi banyak hal.
Membersihkan rumah, mencuci baju, memasak, hingga merawat anak sang majikan.
Di Indonesia, pekerjaan menjadi asisten rumah tangga banyak dibutuhkan.
Perempuan muda datang dari wilayah daerah ke kota besar untuk menjadi asisten rumah tangga dan mengumpulkan uang untuk keluarga mereka di rumah.
Mereka bisa direkrut melalui lembaga khusus atau secara individu.
Saat seorang majikan sedang pergi keluar jalan-jalan, terkadang mereka mengajak serta para ART mereka.
Alasannya bermacam-macam.
Mulai dari diperbolehkan ikut jalan-jalan.
Sampai bertugas mengawasi anak majikan.
Belakangan, sebuah kisah tentang seorang ART di Indonesia menjadi viral di dunia maya.
Kisah ini berawal saat seorang pria bernama Michael Fanny mengunggah foto miris seorang ART di Indonesia.
Dalam foto tersebut tampak seorang yang diduga ART berusia muda, duduk terpisah dari keluarga majikan.
Dia harus rela melihat keluarga tersebut makan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pembantu-nextshark_20161007_082314.jpg)