Kisah Inspiratif
Salut! Brenda, Mahasiswa Cantik Asal Manado yang Nyambi Nguli dan Jadi Supir Angkot
Punya status sebagai mahasiswa yang notabene sebagai orang terpelajar tidak membuat kita pantas lebih tinggi derajatnya daripada orang lain.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Cecylia Rura Patulak
Ayah Brenda punya cara unik mengajarkannya sebelum benar-benar memegang setir, dia diminta belajar membuka ban, menyapu dan melihat mesin.
Waktu itu Brenda juga nyambi berjualan pisang goreng dan ikan masak sepulang sekolah.
Bahkan saat masih kelas 4 SD sudah mulai jualan ikan di jalan.
Brenda berteriak "ikan manta (mentah)" untuk menarik pembeli.
Semua ini dilakukan Brenda karena melihat esulitan ekonomi di keluarganya.
Lantas bagaimana tanggapan para penumpang angkot dengan sosok Brenda yang ternyata juga mahasiswa dan masih muda ini?

Brenda saat menjadi sopir angkot/ Tribun Manado
Brenda mengakui banyak pengalaman unik saat jadi sopir, seperti ibu-ibu yang kaget melihat dirinya di balik kemudi.
Tapi semua penumpang yang sudah langganan menjadi terbiasa bahkan mereka memuji.
"Ada yang berkelakar hati-hati dengan saya. Saya katanya jago bawa mobil," kata Brenda.
Brenda hanya menjadi sopir angkot pada hari Sabtu saja sebab Senin sampai Jumat dia kuliah.
Selama satu hari menjadi supir angkot itu Brenda bisa mendapatkan uang Rp 300 ribu.
Tapi dari pendapatan itu dia hanya mendapat 100 ribu karena Brenda juga memberi uang ke ayahnya Rp 100 ribu dan mengisi bensin Rp 100 ribu.
"Dengan itu saya sudah tidak terlalu sering meminta uang kepada orangtua. Itu sudah mengurangi beban mereka walau hampir semua kebutuhan saya juga masih ditanggung mereka," begitu kata Brenda.
Nah, terus dengan keadaan seperti itu pertanyaan yang paling diinginkan para pembaca pasti adalah, "Apakah Brenda masih jomblo?"
Sebagaimana Brenda katakan pada Tribun Manado bahwa, "Sekarang puji Tuhan, pacar saya sekarang menerima saya," kata Brenda.
Meskipun berstatus sebagai mahasiswa dan punya paras yang cantik tidak lantas membuat Brenda menjadi gengsi.
Dia rela bekerja keras dan nyambi jadi sopir angkot untuk membantuk ekonomi keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/brenda-trivena-grace-salea_20161201_093320.jpg)
