Asmara Transgender - Pria yang Dulunya Wanita Ini Jatuh Cinta pada Wanita yang Dulunya Pria!
Ibu Arin berkata, "Setiap remaja transgender pasti merasa bahagia melakukan transformasi fisik. Hal itu akan melengkapi mereka sebagai manusia."
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Tiara Shelavie
TRIBUNSTYLE.COM - Sekilas, remaja yang bernama Arin Andrews dan Katie Hill tampak seperti pasangan muda pada umumnya.
Namun, sulit dipercaya jika lima tahun lalu, Arin adalah seorang wanita bernama Emerald.
Sedangkan Katie adalah seorang laki-laki yang dulunya bernama Luke.
Arin (20) dan Katie (22) berasal dari Tulsa, Oklahoma.

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Dilansir dari Daily Mail, keduanya melakukan operasi perubahan jenis kelamin, dan saat ini menikmati kehidupan yang mereka impikan.
Beberapa tahun lalu, Katie melakukan operasi kelamin berkat donasi dari dermawan yang membaca kisahnya di koran.
Arin telah melakukan operasi pengangkatan payudara, dan dengan bangga menunjukkan fisik laki-laki barunya.

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Ia berkata, "Aku benci payudaraku.
Aku merasa mereka bukan milikku.
Sekarang ketika payudaraku sudah diangkat.
Aku bisa bebas keluar rumah dengan bertelanjang dada."

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Katie dan Arin bertemu pada tahun 2011 di sebuah perkumpulan dukungan transgender.
Mereka kemudian merasa terikat setelah saling mendengar cerita satu sama lain.

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Katie berkata, "Arin adalah Arin.
Dia tetap terlihat maskulin di mataku.
Sekarang ia telah lakukan operasi.
Aku merasa kepercayaan dirinya lebih meningkat."
Pihak keluarga dari masing-masing pasangan itu mendukung keputusan mereka.

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Ibu Arin berkata, "Setiap remaja transgender pasti merasa bahagia melakukan transformasi fisik.
Hal itu akan melengkapi mereka sebagai manusia."

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Masa-masa setelah operasi merupakan hal yang berat, baik bagi Arin maupun Katie.
Katie di-bully di sekolah.
Arin harus pindah sekolah karena terungkap bahwa ia pria transgender.

Foto: Laurentiu Garofeanu/Barcroft
Keduanya juga kehilangan banyak teman.
Teman pria Arin bahkan menjauh ketika ia mengetahui bahwa Arin dulunya seorang wanita.
Katie yang meneruskan kuliah di Univeristas Oklahoma juga kesulitan mendapat teman.

(Emeral sebelum berubah jadi Arin, umur 5 tahun)

(Luke sebelum berubah menjadi Katie, umur 7 tahun)
Ibu Arin mengungkapkan, "Ada sekelompok orang yang menjauhi keluarga kami.
Aku tahu orang-orang mempertanyakanku sebagai orang tua.
Ketika orang-orang melihat album foto anak-anaknya dari tahun ke tahun, orang tua pasti menyadari anak-anaknya tumbuh dan berubah.
Entah mereka tetap berjenis kelamin sama atau tidak, anak-anak itu tetap tumbuh lebih dewasa dan mandiri."
Sekarang setelah transformasi fisik Arin dan Katie selesai, keduanya berharap orang-orang bisa menerima gender baru mereka, dan kesulitan yang mereka hadapi hanya menjadi pengalaman pahit di masa lalu.
Heboh! Pasangan Transgender Ini Bisa Memiliki Anak, yang Hamil Malah Sang Suami

Jangan katakan kalau kasus ini sebagai bukti bahwa perkembangan budaya masyarakat modern punya progress yang bagus.
Mereka adalah Fernando Machado and Diane Rodriguez, pasangan suami istri yang transgender.
Sebenarnya Fernando Machado ini adalah seorang wanita yang memiliki kelainan gender, dia tidak merasa dirinya adalah perempuan.
Begitu juga sebaliknya dengan Diane Rodriguez, yang merasa dirinya lebih nyaman sebagai perempuan, padahal sebenarnya dia terlahir sebagai laki-laki.
Bisa dibilang mereka adalah pasangan yang membuat sejarah ketika 'ayah' transgender jatuh hamil dengan 'ibu' yang juga transgender.
Empat bulan setelah melahirkan anak pertama mereka, Fernando Machado dan Diane Rodriguez telah berniat untuk membangun sebuah keluarga yang nyata.
Sebagaimana yang dikatakan mereka kepada BBC, "Kita ini sama dengan keluarga lainnya. Meskipun kami tidak punya hak yang sama, tapi kami sama."
Machado yang melahirkan bayinya pada bulan Juni mengatakan bahwa belum memiliki nama untuk bayinya ini.
Namun mereka akan segera mengumumkannya.
Ketika mengetahui bahwa Machado hamil dia menelepon ibunya dan menunjukkan hasil tes kehamilannya kemudian dokter mengkonfirmasikan juga bahwa kehamilannya positif.
"Aku mulai menangis karena bahagia, rasa takut dan ketakutan juga. Ini adalah saat yang paling indah, " kata Machado.
Kasus Fernando Machado and Diane Rodriguez ini benar-benar mengubah cara pandang orang pada umumnya, terutama soal isu LGBT yang sedang hangat-hangatnya.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/arin-andrews-dan-katie-hill_20161127_081510.jpg)

