Pria Ini Simpan Mayat Anaknya Dalam Kulkas Selama 6 Tahun, Ada Alasan Haru di Balik Itu!
Merasakan kesakitan yang terlalu dalam, akhirnya suami istri ini sepakat untuk tidak mengubur anak laki-laki mereka.
Penulis: Delta Lidina Putri
Editor: Delta Lidina Putri
Sebenarnya, para tetangga menyarankan agar mengubur anaknya, tetapi Tian menolaknya.
Dia tahu hal ini adalah salah, namun dengan cara ini dia bisa tetap denkat dengan sang anak tercintanya.
"Ini mungkin salah, tapi hanya cara inilah yang bisa mengobati rasa sakit hatiku ini, mereka tak tahu rasanya ditinggal dua anak yang paling disayangi," ungkap Tian.
Kisah Sedih - Parah! Pria Ini Berjalan Kaki 12 KM Gendong Mayat Istri Karena Alasan Ini
Seorang pria terpaksa harus menggendong mayat istrinya sejauh 12 Km setelah sebuah rumah sakit diduga gagal menyediakan ambulan untuk membawa mayatnya pulang ke kampungnya.
Amang (42), Istri dari Dana Majhi, meninggal karena tuberkolosis di rumah sakit di kota Bhawanipatna, terletak 59 Km dari rumahnya.
Majhi mengatakan ia tak dapat menyewa kendaraan dan membawa mayat istrinya pulang, ia akhirnya berjalan dengan anaknya yang berusia 12 tahun, Chaula.

Foto-foto: metro.co.uk
Tetapi, pihak rumah sakit menolak tuduhan tersebut.
Duda tersebut mengatakan kepada BBC, ia menutupi tubuh istrinya dengan kain dan mulai berjalan ke Melghar untuk mengadakan ritual terakhir.
Ia mengatakan, "Aku memohondengan staf rumah sakit untuk menyediakan kendaraan untuk membawa mayat dari istriku, tapi berhasil, aku tidak punya pilihan lain selain membawanya di pundakku."

Setelah berjalan sejauh 12 Km, orang menghentikannya untuk membantu dan akhirnya ambulan datang.

Seorang distrik kolektor, Brunda D mengatakan sebuah kendaraan sudah dipesan untuk Majhi secepatnya setelah ia mendengar kabar tersebut.
Ia mengatakan pada BBC bahwa pemerintah setempat akan memberikan keluarga tersebut 2000 rupee atau sekitar 400 ribu rupiah. untuk mengkremasi masyarakat miskin tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/tian_20161126_173308.jpg)