Aneh! Keluarga Ini Mempunyai Kulit Hingga Darah yang Berwarna Biru dari Beberapa Generasi
Namun, cerita Fugate masih menyimpan jendela untuk misteri medis yang perlu diungkapkan.
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Diah Ana Pratiwi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Benjamin "Benjy" Stacy sangat membuat takut dokter yang melahirkannya karena warna kulitnya yang sebiru danau Louise yang ia lalu dilarikan ke Universitas Kentucky Medical Center setelah kelahirannya pada tahun 1975.
Saat transfusi darah disiapkan, nenek dari bocah itu menyarankan pada dokter bahwa ia terlihat seperti keluarga Fugate yang biru dari Troblesome Creek.
Saudara-saudaranya menyebutkan buyut dari Luna Fugate sebagai seluruh tubuhnya biru dan perempuan terbiru yang pernah dilihat.
Cerita ini memang terdengar aneh, tapi hal ini melibatkan kondisi genetis dan geografis, seluruh keluarga terisolasi di Appalachia berwarna biru.
Melansir dari ABC News, garis keturunan tersebut dimulai dari enam generasi sebelumnya oleh seorang yatim piatu Perancis, Martin Fugate, yang tinggal di Timur Kentucky.
Dokter saat ini tidak bisa melihat banyak kelainan dalam darah tersebut, karena orang gunung sekarang sudah menyebar dan gen dari keluarga sudah sangat beragam.
Namun, cerita Fugate masih menyimpan jendela untuk misteri medis yang perlu diungkapkan.
Sebagai hasil koinsidental dari gen resesif, perkawinan sekeluarga, anggota keluarga Fugate terlahir dengan kondisi langka yang membuat keluarga ini berwarna biru.

Daily Mail
Cerita ini dimulai dari Martin Fugate yang menikah dengan perempuan rambut merah Amerika bernama Elizabeth Smith dan perkawinan mereka membuat mutasi genetis sebagai hasil dari perkawinan tersebut anak-anaknya terlahir dengan kulit biru.
Jika melihat foto keluarga tersebut, terlihat foto tersebut seperti hasil Photoshop atau mengikuti karakter The SMurf, namun, ilmuwan mengatakan kondisi ini nyata.
Kondisi ini disebut dengan Methaemoglobinaemia atau lebih dikenal dengan met-H sebuah kondisi yang membuat darah lebih sulit membawa oksigen.
Hasilnya, darah dari pemilik kondisi ini biasanya lebih gelap dan terlihat di pembuluh darah.
Karena keluarga Fugate tinggal di daerah terisolasi di Kentucky, mereka menikah dengan tetangga selama beberapa generasi yang masih memiliki gen yang mirip sehingga met-H semakin bisa ditemui.
Keluarga tersebut pertama kali ditemukan pada 1958 saat pria biru, Luke COmbs, yang merupakan keturunan dari keluarga Fugate, membawa istrinya yang berkulit putih ke rumah sakit Universitas Kentucky dan dokter lebih tertarik dengan kondisinya daripada sang istri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/darah-biru_20161124_134145.jpg)
