Breaking News:

6 Tahun Meninggalnya Mbah Maridjan, Begini Kisah Juru Kunci Merapi yang Tepati Janji Sampai Mati

Saat ditemukan, jasad Mbah Maridjan berada dalam posisi bersujud. Ia meninggal di usia 83 tahun dengan memegang janjinya kepada Sultan HB IX

Tayang:
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Lilis Maryati
http://www.m-syamsu.com
Mbah Maridjan 

Ia tetap ramah dan rendah hati seperti saat belum dikenal luas oleh publik.

Bahkan kabarnya honor yang didapatkan diurusi oleh anak-anaknya dan turut pula dinikmati oleh masyarakat di sekitarnya.

 Meninggalnya Mbah Maridjan

Merapi
Wisata Gunung

Sebagai juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan lebih banyak melihat fenomena menggunakan naluri dengan kebiasaan niteni (memerhatikan).

Hal inilah yang membuatnya enggan diajak mengungsi saat erupsi Merapi tahun 2010.

Mbah Maridjan merasa Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, yang terletak di sisi selatan Gunung Merapi masih merupakan area yang aman.

Peristiwa itu terjadi saat Merapi kembali meletus pada tanggal 26 Oktober 2010.

Letusan tersebut terbilang cukup besar dengan disertai awan panas setinggi 1,5 kilometer.

Gulungan awan panas tersebut meluncur turun melewati kawasan tempat mbah Maridjan bermukim.

Merapi
Reuters

Jasad Mbah Maridjan ditemukan beberapa jam setelah erupsi oleh tim SAR bersama dengan 16 orang lainnya telah meninggal dunia.

Umumnya kondisi korban yang ditemukan mengalami luka bakar serius.

Saat ditemukan, jasad Mbah Maridjan berada dalam posisi bersujud.

Ia meninggal di usia 83 tahun dengan memegang janjinya kepada Sultan HB IX sebagai penjaga Gunung Merapi sampai mati.

__________________________

Jangan Lupa!

Add Official Line: @TribunStyle.com

Like Fanpage Facebook: Tribun Style

Follow Twitter: @tribunstyle

Instagram: @Tribunstyle

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Tags:
Gunung MerapiMbah MaridjanYogyakarta
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved