Gara-gara Ponsel Tertinggal di KRL, 2 Pemuda Beda Negara Ini Jadi Sahabat, Kisahnya Mendunia
Ponsel Noda kemudian ditemukan sekitar 5.800 kilometer jauhnya, yakni di Jakarta dan dikembalikan tujuh bulan setelah diyatakan hilang.
Penulis: Tisa Ajeng Misudanar Azryatiti
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Tisa Ajeng
TRIBUNSTYLE.COM - Pertemanan bisa datang dengan berbagai cara.
Salah satunya kisah persahabatan berbeda negara ini.
Dilansir dari laman Kompas, berawal dari ponsel yang jatuh di sela-sela kursi KRL pada akhir 2015, Shota Noda (21), mahasiswa dari Zama, Prefektur Kanagawa kehilangan ponselnya di dalam kereta Nanbu Line ketika kereta tersebut masih beroperasi di Jepang.
Ponsel Noda kemudian ditemukan sekitar 5.800 kilometer jauhnya, yakni di Jakarta dan dikembalikan pada bulan Juli 2016 lalu, tujuh bulan setelah dinyatakan hilang.
Sejak saat itu, Noda menjalin persahabatan erat dengan Syahri Rochmat (24), pegawai PT KAI Commuter Jabodetabek yang menemukan ponselnya yang hilang itu.
Gerbong KRL yang dinaiki Noda dikirim ke Indonesia pada bulan Desember 2015 lalu.
Sebelumnya, kereta itu beroperasi pada JR Nanbu Line yang menghubungkan Stasiun Kawasaki dengan Stasiun Tachikawa di Tokyo.
Saat kereta tersebut telah berada di Indonesia, Rochmat mengecek dan membersihkan gerbong, termasuk mengangkat jok kursi sebelum benar-benar siap dioperasikan.
Ia pun tak sengaja menemukan sebuah ponsel terselip di antara jok dan bagian bawah kursi.
Di dalam tempat ponsel, Rochmat juga menemukan selembar kartu mahasiswa.
Karena kendala bahasa, Rochman mengunggah foto kartu mahasiswa itu di akun Twitter miliknya, sambil meminta tolong para pengguna Twitter untuk membantu mencari si mahasiswa.
Dikutip dari Japan News, Selasa (18/10/2016), pada 11 Januari 2016, Noda di Jepang menerima pesan pada akun Facebook miliknya disertai foto kartu mahasiswanya.
Ia pun langsung membalas dan meminta ponsel dan kartu mahasiswanya agar dikirim melalui pos internasional.
Lagi-lagi karena kendala bahasa, akhirnya Noda memutuskan untuk pergi ke Jakarta demi mengambil ponsel dan kartu mahasiswanya yang hilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/omat-bonceh_20161020_150349.jpg)