Andien Aisyah Geram Kasus Chat Pelecehan FH UI, Soroti Normalisasi Obrolan Tak Pantas
Kasus grup chat pelecehan mahasiswa FH UI jadi sorotan, Andien Aisyah ikut prihatin melihat perilaku pelaku.
Penulis: Tim Konten Style
Editor: Tim TribunStyle
TRIBUNSTYLE.COM – Kasus grup chat dugaan pelecehan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) kini ramai diperbincangkan hingga menjadi trending topik. Penyanyi Andien Aisyah ikut menyoroti dan mengaku prihatin melihat perilaku para pelaku.
Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial, memperlihatkan percakapan 16 mahasiswa FH UI yang berisi konten bernada seksual dan merendahkan martabat sesama. Seluruh pelaku diketahui merupakan mahasiswa angkatan 2023.
Para pelaku pun telah mengakui perbuatannya melalui permintaan maaf yang disampaikan di grup angkatan.
"Untuk permohonan maaf itu disampaikan oleh 16 pelaku. Dan untuk statusnya, mereka semua mengakui perbuatan mereka," ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, dikutip Grid.ID dari Tribun Jakarta Rabu (15/4/2026).
Viralnya kasus ini memicu beragam reaksi publik. Andien Aisyah melalui akun Threads miliknya turut mengungkapkan kekesalannya. Ia menilai masih banyak orang yang belum menyadari bahwa candaan bernuansa seksual termasuk bentuk pelecehan.
Menurut Andien, budaya bercanda seperti itu kerap dianggap biasa, padahal dapat menyakiti pihak lain.
"Aduh muak banget ngeliat kasus FHUI. Tapi sadly ya, masih buanyak banget orang yang enggak ngerasa membicarakan hal-hal kayak gitu tuh termasuk pelecehan seksual."
"Masyarakat kita masih banyak yang menormalisasi obrolan-obrolan sampah semacam itu," tulisnya di akun @andien, Selasa (14/4/2026).
Unggahan tersebut mendapat banyak dukungan, terutama dari warganet perempuan yang merasa terwakili. Banyak yang mengaku geram dengan candaan berbau seksual yang sering dianggap lumrah di lingkungan pergaulan.
Baca juga: Kasus FH UI Disorot Menteri PPPA, Pelaku Diminta Dihukum Tegas dan Transparan
Sebagai informasi, kasus ini melibatkan 27 korban dan 16 pelaku. Grup chat tersebut diketahui telah ada sejak 2024.
Kasus mulai terungkap setelah salah satu anggota grup yang juga merupakan pelaku membocorkan isi percakapan kepada korban.
"Awalnya memang ada salah satu anggota grup karena satu lain hal akhirnya membocorkan informasi itu kepada para korban," ujar kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk saat dijumpai di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, dikutip dari Kompas.com.
Dijelaskan bahwa pelaku membocorkan informasi tersebut dalam kondisi terpaksa dan menyadari kesalahannya.
Awalnya, keberadaan grup chat ini diungkap pada 2025, namun isi lengkap percakapan baru terbuka belakangan setelah korban mengumpulkan bukti.
Hasil penelusuran menunjukkan grup tersebut aktif di WhatsApp dan LINE sejak 2024. Dari total korban, terdiri dari 20 mahasiswi dan tujuh dosen di lingkungan FH UI.
Sumber: Grid.ID
| Ayu Aulia Curhat Kehilangan Rahim Imbas Aborsi, Sentil Pejabat Inisial R: Pak, Kita Sama-sama Tahu |
|
|---|
| Siapa R? Pejabat yang Dituding Pernah Hamili Ayu Aulia hingga Berujung Aborsi, Alumni Kampus Swasta |
|
|---|
| Erin Bantah Tahan Gaji ART, Kuasa Hukum Beri Penjelasan, Seret Andre Taulany: yang Bayar Siapa? |
|
|---|
| Nama Baby Soleil Dijadikan Candaan, Alyssa Daguise Ngamuk, Tegaskan Punya Makna Spesial: Gak Lucu |
|
|---|
| Merasa Gagal Jadi Kakak, Ammar Zoni Ucap Maaf ke Aditya-Panji: Alhamdulillah Kalian Gak Seperti Gue |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Andien-Aisyah-Geram-Lihat-Kasus-Grup-Chat-Pelecehan-Mahasiswa-FH-UI.jpg)